GEMARNEWS.COM,SIGLI – Pesan antikorupsi dikemas dalam berbagai karya kreatif melalui Lomba Video Pendek Pariwara Antikorupsi Pidie Tahun 2026. Kreativitas para peserta mendapat apresiasi Pemerintah Kabupaten Pidie dalam acara Pengumuman Pemenang dan Penyerahan Penghargaan yang berlangsung di Oproom Kantor Bupati Pidie, Senin (21/9/2026).
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar, hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi melalui karya-karya kreatif bertema antikorupsi.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Sekda, disebutkan bahwa video yang dihasilkan para peserta tidak semata-mata menjadi karya untuk sebuah kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana menyampaikan pesan antikorupsi kepada masyarakat dengan cara yang kreatif dan mudah dipahami.
“Ini bukan hanya untuk kita tampilkan kepada masyarakat, tetapi menjadi pedoman bagi kita semua dalam melaksanakan tugas, menjaga integritas dan menegakkan hukum,” kata Bupati dalam sambutannya.
Ia menegaskan, keikutsertaan para peserta merupakan bagian dari kepedulian bersama dalam membangun budaya antikorupsi di Kabupaten Pidie.
“Keikutsertaan saudara-saudara sekalian bukan sekadar partisipasi dalam sebuah kompetisi, melainkan bukti nyata kepedulian dan komitmen kita bersama dalam melawan korupsi di Pidie yang kita cintai ini,” lanjutnya.
Pesan Antikorupsi dari Berbagai Kalangan
Bupati menegaskan bahwa budaya antikorupsi perlu ditanamkan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, berbagai faktor yang dapat mendorong terjadinya korupsi harus dikenali dan dihindari bersama. Upaya pencegahan juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah dan aparat penegak hukum.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pidie mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dengan mengedepankan integritas, pelayanan yang adil, keterbukaan serta tanggung jawab.
“Pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, pesan-pesan positif yang disampaikan melalui karya para peserta diharapkan dapat menjadi pengingat bagi kita semua,” ujar Bupati.
Ini Daftar Para Juara
Lomba Video Pendek Pariwara Antikorupsi Pidie 2026 terbagi dalam sejumlah kategori yang melibatkan unsur pemerintahan, masyarakat, pelajar dan mahasiswa.
Kategori SKPK/BUMD/ASN
Juara pertama diraih PERUMDA Air Minum Tirta Mon Krueng Baro melalui video berjudul “Taat Tapi Curang”.
Kategori Pemerintah Gampong
Juara pertama diraih Gampong Jiem, Kecamatan Keumala, dengan video berjudul “10 Juta adalah Amanah Bukan Kesempatan”.
Kategori Pelajar/Mahasiswa
Juara pertama diraih Cut Putroe Azizi dari SMA Sukma Bangsa Pidie melalui video berjudul “Dari Sebuah Kesempatan”.
Kategori Umum
Juara pertama diraih Sri Satya Utami dengan video berjudul “Warisan”.
Sementara itu, untuk Kategori Favorit, penghargaan diraih Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie melalui video berjudul “Setengah Harga, Penuh Dosa”.
Kreativitas Jadi Media Edukasi
Beragamnya latar belakang peserta menunjukkan bahwa pesan antikorupsi dapat disampaikan melalui berbagai pendekatan dan media.
Video pendek dipandang menjadi salah satu sarana yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya generasi muda yang semakin dekat dengan dunia digital.
Melalui karya-karya tersebut, pesan mengenai kejujuran, amanah, transparansi dan tanggung jawab dikemas dalam bentuk yang lebih sederhana sehingga mudah diterima oleh masyarakat.
Bupati berharap karya yang telah dihasilkan tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Pesan yang terkandung di dalamnya diharapkan terus menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya membangun kehidupan yang berintegritas.
“Semoga pesan yang disampaikan melalui karya-karya ini dapat menjadi pengingat bersama bahwa pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” harapnya.
Acara tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Pidie Mauliza, S.HI, Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Nadhar Putra, M.Si, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Apriadi, S.Sos, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jufrizal, S.Sos., M.Si.
Hadir pula Kepala Inspektorat Kabupaten Pidie Mukhlis, S.Sos., M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Teuku Hendra Hidayat Yoga, para kepala SKPK, para camat, para kepala bagian Setda Pidie serta kepala sekretariat lembaga keistimewaan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi mereka dalam menyuarakan gerakan antikorupsi di Kabupaten Pidie, tuturnya.