Notification

×

Forkopimda Pidie dan Pijay Potong Tumpeng, Balon dan Merpati Jadi Simbol Sinergitas di HUT TNI Ke. 81

Senin, 05 Oktober 2026 | 16.30 WIB Last Updated 2026-10-05T09:30:14Z


GEMARNEWS.COM, PIDIE – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Pidie berlangsung khidmat sekaligus semarak. Momentum tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng serta pelepasan balon dan burung merpati oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Kegiatan berlangsung usai upacara peringatan HUT ke-81 TNI yang dipusatkan di Lapangan Alun-Alun Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Senin (5/10/2026).

Pemotongan tumpeng menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus ucapan selamat Dirgahayu TNI ke-81 dari Forkopimda kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini menjalankan tugas pengabdian di wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Momen tersebut juga menjadi gambaran eratnya sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kondusivitas wilayah.

Tidak hanya pemotongan tumpeng, pelepasan burung merpati dan balon ke udara turut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Burung merpati dimaknai sebagai simbol perdamaian, sedangkan balon yang dilepas ke udara menggambarkan harapan dan semangat bersama untuk terus membangun daerah dalam suasana aman, damai dan harmonis.

Simbol tersebut sekaligus mencerminkan komitmen bersama TNI, pemerintah daerah dan masyarakat Pidie serta Pidie Jaya untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian serta menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan peringatan HUT ke-81 TNI bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 TNI ini menjadi refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Sinergitas yang telah terbangun bersama Forkopimda, TNI-Polri serta seluruh komponen masyarakat harus terus dipelihara dan diperkuat,” tegas Abdul Hadi.

Menurutnya, TNI tidak dapat menjalankan tugas pengabdian seorang diri. Dukungan dan kerja sama pemerintah daerah, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda serta seluruh lapisan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan wilayah yang aman, damai dan kondusif.

“Burung merpati yang kita lepaskan hari ini menjadi simbol perdamaian. Kita ingin semangat perdamaian, persatuan dan kebersamaan ini terus terjaga di wilayah Pidie dan Pidie Jaya. TNI akan terus hadir bersama rakyat dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Dandim menambahkan, kebersamaan yang terjalin antara TNI, pemerintah dan masyarakat merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Karena itu, semangat HUT ke-81 TNI diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026, “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

“Semoga di usia ke-81 ini, TNI semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat dan semakin kuat dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI Kuat Bersama Rakyat,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat dalam membangun daerah sekaligus menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan.

Peringatan HUT ke-81 TNI di Pidie dan Pidie Jaya diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong, persatuan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan daerah yang aman, damai dan sejahtera.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update