ACEH TIMUR – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Timur, Rahmatsah Putra, S.Pd., M.S.M. resmi menunjuk Henny Mahera Siregar, S.Pd., M.Pd. untuk menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala SMA Negeri 1 Simpang Ulim. Langkah strategis ini diambil guna memastikan roda organisasi sekolah dan proses belajar-mengajar kembali berjalan kondusif pasca-polemik lingkungan yang terjadi di sekolah tersebut.
Penunjukan ini diharapkan mampu meredam ketegangan serta membangun kembali komunikasi yang harmonis antara pihak manajemen sekolah, dewan guru, dan para siswa. Penyerahan amanah baru ini dipimpin langsung oleh Kacabdin Aceh Timur guna mengembalikan stabilitas di SMAN 1 Simpang Ulim.
Kacabdin Aceh Timur, Rahmatsah Putra, menyampaikan bahwa kehadiran Henny Mahera Siregar sebagai Plh. Kepala Sekolah diharapkan menjadi solusi terbaik. Pengalaman kepemimpinannya dinilai mampu merangkul seluruh elemen sekolah dalam semangat kebersamaan dan musyawarah.
"Tugas utama Plh. saat ini adalah memulihkan suasana belajar yang nyaman bagi siswa, merangkul kembali para guru, serta menyelesaikan dinamika internal secara bijak melalui ruang dialog. Fokus kita adalah mengembalikan hak siswa untuk belajar dengan tenang," ujar Rahmatsah Putra.
Sementara itu, Plh. Kepala SMAN 1 Simpang Ulim, Henny Mahera Siregar, menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja keras menormalisasi aktivitas di sekolah. Ia berkomitmen akan mengedepankan asas transparansi dan koordinasi yang kuat dalam setiap kebijakan sekolah ke depan.
"Kami akan segera mengumpulkan dewan guru dan berdialog dengan perwakilan siswa agar semua kesalahpahaman bisa diselesaikan. Sekolah adalah rumah bersama, dan prioritas kami adalah mengembalikan marwah pendidikan di Simpang Ulim dengan semangat kekeluargaan," tegas Henny.
Dengan penunjukan ini, Kacabdin Aceh Timur menegaskan bahwa proses belajar mengajar di SMAN 1 Simpang Ulim dipastikan kembali berjalan normal sepenuhnya mulai pekan ini. Pihak dinas juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung iklim pendidikan yang positif dan kondusif di wilayah Aceh Timur.
