GEMARNEWS.COM | JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan komitmen penuh FRIC sebagai wadah bagi jurnalis dan media nasional untuk mendukung program pemerintah serta Kepolisian Republik Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Ketum FRIC H. Dian Surahman dalam arahan khusus kepada seluruh pengurus DPW dan DPC FRIC se-Indonesia di Kantor Pusat FRIC, Jakarta, pada Minggu, 04 Oktober 2026.
Dalam arahannya, H. Dian Surahman menjelaskan bahwa FRIC lahir dengan dua peran dan kegiatan utama. Pertama, mendukung Polri dalam memperkuat transparansi dan kemitraan antara media online dengan Kepolisian Republik Indonesia. Kedua, aktif mengawal berbagai agenda nasional serta program kerja pemerintah agar tepat sasaran dan dirasakan rakyat.
"FRIC adalah mitra kritis dan strategis Polri. Kita berdiri untuk memastikan Polri semakin Presisi, humanis, dan dicintai masyarakat," ujar H. Dian Surahman.
Secara khusus, Ketum FRIC H. Dian Surahman menegaskan instruksi kepada seluruh anggota FRIC dari Sabang sampai Merauke untuk mendukung penuh visi dan misi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yaitu "Polisi Bersama Masyarakat".
Menurut Dian, visi "Polisi Bersama Masyarakat" adalah visi dan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang sangat tepat dan menyentuh, karena menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi utama dalam setiap tugas kepolisian.
Adapun inti dari program "Polisi Bersama Masyarakat" yang wajib dikawal FRIC meliputi empat pilar utama:
Pertama, Respons Cepat. Anggota Polri diminta untuk cepat merespons laporan warga tanpa harus menunggu kasusnya viral di media sosial. Prinsip Fast Respon menjadi kunci.
Kedua, Pelayanan Humanis. Mengedepankan pendekatan persuasif, mendengar aspirasi, serta memberikan pertolongan yang tidak berbelit-belit kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketiga, Kemitraan dan Kepercayaan. Keamanan bukan sekadar tugas polisi semata, melainkan hasil kolaborasi dan partisipasi aktif bersama warga untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas).
Keempat, Penegakan Hukum Berkeadilan. Memastikan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta terbuka untuk diawasi oleh publik.
"Kepemimpinan Kapolri baru Jenderal Suyudi Ario Seto ini diharapkan membawa Polri semakin Presisi, semakin humanis, dan semakin dicintai masyarakat. FRIC akan menjadi garda terdepan di seluruh Indonesia dalam mendukung penuh program Kapolri 'Polisi Bersama Masyarakat'," pungkas H. Dian Surahman.