Notification

×

Kongres PSSI Aceh di Pidie , Pemerintah Aceh Dorong Tata Kelola dan Pembinaan Sepakbola Berkelanjutan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14.39 WIB Last Updated 2026-10-03T07:39:59Z


GEMARNEWS.COM, SIGLI – Kongres Biasa Pemilihan PSSI Aceh periode 2026–2030 berlangsung di Hotel Safira, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (3/10/2026).

Dalam sambutan yang disampaikan pada kongres tersebut, Pemerintah Aceh berharap seluruh rangkaian kongres dapat berlangsung secara demokratis, tertib, sportif dan transparan, dengan tetap mengedepankan semangat persaudaraan serta kepentingan kemajuan sepakbola Aceh.

Pemerintah Aceh menyampaikan bahwa perbedaan pilihan dan pandangan dalam proses organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh pihak diharapkan tetap menjaga kebersamaan dan menempatkan kepentingan sepakbola Aceh sebagai perhatian utama.

“Perbedaan pilihan dan pandangan dalam proses organisasi adalah hal yang wajar, tetapi seluruh pihak diharapkan tetap mengutamakan kepentingan kemajuan sepakbola Aceh,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Pemerintah Aceh juga berharap kepengurusan PSSI Aceh periode 2026–2030 nantinya mampu meningkatkan tata kelola organisasi, memperkuat pembinaan sepakbola usia dini dan usia muda, serta meningkatkan kualitas kompetisi di Aceh.

Selain itu, pembinaan diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta-talenta lokal untuk berkembang dan meraih prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurut Pemerintah Aceh, sepakbola tidak hanya berkaitan dengan olahraga dan kompetisi. Sepakbola juga menjadi sarana untuk membangun karakter generasi muda, termasuk kedisiplinan, kerja sama dan sportivitas.

Karena itu, pembinaan sepakbola di Aceh dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai jenjang, mulai dari sekolah sepakbola, klub, kompetisi kelompok usia muda, pembinaan pelatih dan wasit hingga pembinaan atlet menuju level nasional.

Aceh sendiri memiliki banyak talenta sepakbola yang perlu ditemukan, dibina dan diberikan ruang untuk berkembang. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara PSSI Aceh, KONI Aceh, pemerintah daerah, klub sepakbola, sekolah, dunia pendidikan, dunia usaha serta masyarakat.

Nazir Adam: Kongres Diharapkan Berjalan Lancar

Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan kongres.

“Kegiatan ini terlaksana atas dukungan kita bersama dan kita berharap dapat terlaksana dengan baik tanpa hambatan apa pun,” ujar Nazir Adam.

Kongres tersebut menjadi bagian dari agenda pemilihan kepengurusan PSSI Aceh periode 2026–2030. Sebelumnya, Komite Pemilihan telah menetapkan tiga calon tetap Ketua PSSI Aceh, yakni Muslim MS, Darmansyah Putra dan Nazir Adam.

Pelaksanaan kongres di Sigli sebelumnya memang telah dijadwalkan pada 3 Oktober 2026 dengan agenda utama memilih Ketua PSSI Aceh periode 2026–2030.

Dalam rangkaian proses pemilihan yang Anda laporkan, Nazir Adam kemudian kembali ditetapkan sebagai Ketua PSSI Aceh secara aklamasi untuk periode 2026–2030.

Hasil tersebut menandai berlanjutnya kepemimpinan Nazir Adam di organisasi sepakbola Aceh. Sebelumnya, ia merupakan Ketua PSSI Aceh yang kembali mendaftarkan diri sebagai calon untuk periode 2026–2030.

Dengan terbentuknya kepengurusan periode baru, perhatian selanjutnya diarahkan pada program pembinaan sepakbola Aceh, peningkatan kompetisi, pengembangan pelatih dan wasit, serta pencarian dan pembinaan talenta muda di seluruh daerah Aceh.

Kongres di Hotel Safira, Sigli, juga menjadi momentum bagi insan sepakbola Aceh untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam membangun sepakbola Aceh secara berkelanjutan. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update