Notification

×

Respon Komplain Pelanggan, Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM Tirta Peusada

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21.27 WIB Last Updated 2026-10-14T14:27:21Z

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat evaluasi kinerja Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM )Tirta Peusada bersama jajaran manajemen di Pendopo Bupati Aceh Timur, Rabu (14/10/2026). Rapat tersebut digelar menyikapi banyaknya keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih di sejumlah wilayah.


Keluhan pelanggan dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan terjadi di kawasan Madat, Lhoknibong Pante Bidari, Idi, Nurussalam, hingga Peureulak. Kondisi tersebut mendorong Bupati meminta penjelasan langsung dari jajaran PDAM sekaligus mencari solusi konkret atas persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Ini harus segera kita sikapi agar permasalahan di tubuh PDAM bisa diketahui dan kita cari jalan keluarnya. Kita ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat belum berjalan sebagaimana mestinya,” kata Al-Farlaky dalam rapat itu.


Ia mengatakan, rapat tersebut merupakan pertemuan perdana yang dipimpinnya secara langsung bersama seluruh jajaran PDAM Tirta Persada.


 Meski demikian, pengawasan internal selama ini telah berjalan untuk memberikan laporan mengenai kondisi dan kinerja perusahaan daerah tersebut.


Dalam rapat itu, Al-Farlaky menekankan bahwa PDAM harus bekerja maksimal dalam memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan.


 Menurutnya, keluhan masyarakat yang semakin banyak harus dijawab dengan langkah perbaikan nyata, bukan sekadar penjelasan." Masyarakat tidak boleh terus menerus membeli air apalagi ini bulan maulid kebutuhan air meningkat," sebut Al Farlaky.


“Komplain pelanggan belakangan ini semakin masif. Ini harus kita jawab dengan solusi yang konkret. Kalau air berbulan-bulan tidak mengalir, tentu masyarakat membutuhkan penjelasan yang jelas dan tindakan nyata dari PDAM,” tegasnya.


Bupati juga mengingatkan bahwa kualitas pelayanan PDAM menjadi bagian penting dari pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. 


Karena itu, capaian dan penghargaan yang diperoleh harus sejalan dengan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Kita ingin ada penjelasan yang baik dan terbuka. Jangan sampai capaian atau penghargaan yang diperoleh tidak sejalan dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Yang paling penting, pelanggan merasakan manfaatnya,” ujar Al-Farlaky.


Selain membenahi distribusi air bersih, Bupati meminta PDAM mengoptimalkan penyampaian informasi melalui berbagai kanal media sosial. 


"Informasi mengenai gangguan teknis, kendala di lapangan, perkembangan penanganan, hingga capaian kinerja perusahaan harus disampaikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui kondisi yang sebenarnya," tegas Al- Farlaky.


Dalam kesempatan tersebut, Al-Farlaky juga menegaskan akan segera membentuk tim audit untuk mengevaluasi kondisi PDAM Tirta Peusada.


 Tim tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi persoalan yang menghambat pelayanan sekaligus merumuskan langkah pembenahan agar perusahaan daerah itu mampu memberikan pelayanan yang lebih baik.


“Tim ini segera bekerja. Kita harus mencari jalan keluarnya. Kita tidak ingin pelanggan terus merasa tidak puas dengan pelayanan yang diberikan. Tujuan kita adalah melakukan perbaikan agar masyarakat mendapatkan layanan air bersih sebagaimana mestinya,” Pungkas Al Farlaky.


Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Persada, Iskandar, mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan yang memengaruhi pelayanan kepada pelanggan.


 Ia menjelaskan, beberapa sistem pompanisasi yang digunakan saat ini sudah berusia tua sehingga membutuhkan perawatan rutin dan penanganan lebih lanjut.


"Pihaknya menyatakan akan terus melakukan pembenahan terhadap sistem pelayanan dan operasional PDAM agar distribusi air bersih kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal," tutup Iskandar.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update