Notification

×

FKIP USK Cetak Sejarah, Tgk. Maya Silviyanti Jadi Doktor Pertama Lewat Riset Inovasi Teknologi Pembelajaran

Sabtu, 07 November 2026 | 13.45 WIB Last Updated 2026-11-07T06:45:43Z


GEMARNEWS.COM, BANDA ACEH – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) mencatat sejarah baru dalam pengembangan pendidikan tinggi di Aceh. Untuk pertama kalinya sejak Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK dibuka, sidang tertutup disertasi berhasil mengantarkan promovendus pertama, Tgk. Maya Silviyanti, meraih kelulusan.

Sidang disertasi yang berlangsung di Banda Aceh, Jumat (6/11/2026), menjadi tonggak penting bagi perjalanan akademik program doktor tersebut sekaligus menandai lahirnya lulusan doktor pertama dari program studi itu.

Maya dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji yang terdiri atas akademisi dari dalam dan luar negeri.

Ujian dipimpin Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP USK, Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili Dekan FKIP USK.

Disertasi yang dipertahankan Maya berjudul “Integrating VOKI into Collaborative Avatar Video Storytelling to Enhance Speaking Skill and Explore Students’ Engagement, Responses and Challenges (A Mixed-Method Study at SMPIK Nurul Qur’an Aceh Besar).”

Penelitian tersebut mengangkat inovasi pemanfaatan teknologi digital VOKI dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui metode bercerita menggunakan avatar secara kolaboratif.

VOKI merupakan platform digital yang memungkinkan pengguna menciptakan karakter atau avatar virtual yang dapat berbicara. Media ini dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran untuk membantu siswa melatih kemampuan berbicara, menyampaikan gagasan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa asing.

Melalui penelitian tersebut, Maya tidak hanya mengukur peningkatan keterampilan berbicara (speaking skill), tetapi juga mengeksplorasi keterlibatan siswa, tanggapan mereka terhadap metode pembelajaran, serta tantangan yang dihadapi selama penerapan teknologi tersebut di SMPIK Nurul Qur’an, Aceh Besar.

Penelitian ini dinilai relevan dengan perkembangan dunia pendidikan yang semakin membutuhkan pendekatan pembelajaran kreatif dan berbasis teknologi. Pemanfaatan media digital diharapkan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, sehingga proses belajar tidak hanya berpusat pada penyampaian materi oleh guru.

Prestasi akademik Maya semakin membanggakan karena artikel hasil penelitiannya telah dipublikasikan dalam jurnal TEFLIN yang disebut bereputasi internasional dan terindeks Q1.

Publikasi tersebut memperlihatkan bahwa penelitian doktoral tidak hanya menjadi persyaratan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga dapat menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan.

Sidang disertasi ini menghadirkan empat penguji, yakni Prof. Dr. Burhanuddin Yasin, M.Ed., Prof. Dr. Asnawi, M.Ed., Prof. Dr. Mailizar, M.Ed., serta Dr. Revathi Gopal dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, yang bertindak sebagai penguji eksternal.

Kehadiran akademisi dari Malaysia tersebut memberikan perspektif keilmuan internasional sekaligus memperkuat hubungan akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi.

Dalam penyelesaian disertasinya, Maya dibimbing oleh Prof. Dr. Yunisrina Qismullah Yusuf, S.Pd., M.Ling., sebagai promotor, Prof. Dr. Sofyan, M.A., sebagai ko-promotor I, dan Prof. Dr. Iskandar A.S., S.Pd., M.App.Ling., sebagai ko-promotor II.

Ketua Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK, Dr. Sulastri, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan sidang tertutup pertama sekaligus kelulusan promovendus pertama merupakan pencapaian bersejarah bagi program studi tersebut.

Ia berharap keberhasilan Maya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa doktoral lainnya untuk menghasilkan penelitian berkualitas, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia pendidikan.

Menurutnya, Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK juga terus berkomitmen memperluas kerja sama internasional melalui penguatan jejaring akademik, kolaborasi penelitian, keterlibatan pakar dari perguruan tinggi luar negeri, serta publikasi ilmiah bersama.

Selain itu, arah penelitian ke depan akan terus dikembangkan untuk menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), teknologi digital, dan berbagai inovasi pembelajaran.

Namun, pemanfaatan teknologi tetap harus diimbangi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, etika, serta kompetensi pendidik dalam menentukan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Sebagai bagian dari pengembangan pendidikan doktoral, mulai tahun 2026 Program Studi Pendidikan Doktor FKIP USK membuka penerimaan mahasiswa baru setiap semester.

Kesempatan tersebut terbuka bagi akademisi, guru, dosen, praktisi pendidikan, serta calon peneliti yang ingin meningkatkan kapasitas akademik dan memberikan kontribusi melalui penelitian inovatif di bidang pendidikan.

Dr. Sulastri mengajak para calon mahasiswa yang memiliki semangat mengembangkan ilmu pengetahuan, menghasilkan riset berkualitas, dan menciptakan inovasi pembelajaran untuk bergabung dalam lingkungan akademik FKIP USK.

Ia menegaskan, keberhasilan sidang disertasi pertama ini bukan sekadar pencapaian individu, melainkan menjadi langkah awal dalam memperkuat tradisi penelitian dan pengembangan ilmu pendidikan di Aceh.

Melalui penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi, FKIP USK diharapkan semakin berperan dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update