Notification

×

Hari Terakhir Rakernas III PJS, Wartawan Labuhanbatu Napak Tilas Sejarah Jurnalistik di Pulau Penyengat

Jumat, 06 November 2026 | 20.33 WIB Last Updated 2026-11-07T05:34:05Z
GEMARNEWS.COM, BATAM – Rangkaian kegiatan hari terakhir Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) di Kepulauan Riau ditutup dengan kunjungan wisata sejarah dan budaya ke Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Jumat (6/11/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan Ketua DPC PJS Labuhanbatu, M. Nuh Nasution, bersama sejumlah anggotanya untuk mengenal lebih dekat sejarah peradaban Melayu sekaligus menelusuri jejak perkembangan dunia jurnalistik pada masa kolonial.

Dalam kunjungan itu, rombongan mendapatkan penjelasan langsung dari M. Raja Malik, salah seorang tokoh masyarakat setempat, mengenai sejarah Pulau Penyengat dan kaitannya dengan perjalanan panjang Kerajaan Melayu Riau.

M. Raja Malik menjelaskan bahwa Pulau Penyengat merupakan salah satu pusat penting dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga. Pada masa kejayaannya, pengaruh kerajaan Melayu di kawasan tersebut menjangkau wilayah Lingga, Malaka, Pahang, Johor hingga Singapura.

Ia juga memaparkan bahwa perubahan besar terjadi setelah ditandatanganinya Perjanjian London pada 1824. Melalui perjanjian tersebut, wilayah kekuasaan kerajaan Melayu terbagi dalam pengaruh kolonial Inggris dan Belanda.

Singapura, Johor, dan Pahang masuk dalam lingkup pengaruh Inggris, sedangkan Kepulauan Riau, termasuk Pulau Penyengat, berada di bawah pengaruh Belanda.

Pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga di Pulau Penyengat kemudian berakhir pada 1911.

Penjelasan sejarah tersebut memberikan wawasan baru bagi para peserta kunjungan, khususnya mengenai perjalanan sejarah Melayu dan perubahan politik yang pernah terjadi di kawasan Kepulauan Riau.

Anggota PJS Labuhanbatu Dapat Pengetahuan Sejarah Jurnalistik

Salah seorang anggota PJS Labuhanbatu, Hermanto, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kunjungan tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya memberikan pengalaman wisata sejarah dan mengenal cagar budaya Kepulauan Riau, tetapi juga menambah pengetahuan mengenai perkembangan dunia jurnalistik sejak masa kolonial.

"Di sini saya mendapatkan pengetahuan tentang dunia menulis yang telah ada sejak dahulu. Hal ini terlihat dari adanya kamera kuno dan karya tulis yang menggunakan tulisan Melayu Arab Gundul," ungkap Hermanto.

Ia menilai, peninggalan berupa peralatan dokumentasi dan karya tulis lama menjadi bukti penting perjalanan perkembangan komunikasi dan tradisi literasi masyarakat pada masa lalu.

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru bagi insan pers untuk memahami bahwa kegiatan menulis, mendokumentasikan peristiwa, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat memiliki perjalanan sejarah yang panjang.

Kunjungan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi para wartawan untuk memperluas wawasan di luar aktivitas jurnalistik sehari-hari.

Ketua PJS Labuhanbatu Sampaikan Terima Kasih

Sementara itu, Ketua DPC PJS Labuhanbatu, M. Nuh Nasution, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan rangkaian kegiatan Rakernas III PJS di Kepulauan Riau.

Ia secara khusus mengapresiasi dukungan BP Batam dan Gubernur Kepulauan Riau yang telah memberikan perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.

Menurutnya, kunjungan ke Pulau Penyengat menjadi salah satu pengalaman berharga bagi rombongan PJS Labuhanbatu karena dapat mengenal secara langsung sejarah, kebudayaan, serta peninggalan peradaban Melayu.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota PJS dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan berakhirnya kunjungan ke Pulau Penyengat, rangkaian kegiatan Rakernas III PJS di Kepulauan Riau meninggalkan pengalaman dan pengetahuan baru bagi para peserta.

Bagi insan pers, mengenal sejarah merupakan bagian penting dalam memperluas wawasan. Sebab, wartawan tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi aktual, tetapi juga perlu memahami sejarah dan kebudayaan sebagai bagian dari kekayaan bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update