Notification

×

Iklan

Iklan

~ Mengenang Sahabat ~

Minggu, 07 Juni 2020 | 03.34 WIB Last Updated 2020-06-06T20:38:13Z
Catatan Hati Seorang Pendamping Sosial

~ Mengenang Sahabat ~


Dok.Foto Alm. Ir. Slamet H (yang berada di tengah) saat Rakornas PKH tahun 2009 di JIExpo Kemayoran Jakarta serta dua foto Kube.


Menoleh kembali kebelakang perjalananku merintis Kube Waserda di tahun 2009 hingga hari ini.  Usia PKH saat itu baru berjalan 2 tahun yang berawal ditahun 2007. Betapa sulitnya mencari dukungan dan bantuan agar kegiatan rintisan itu dapat diterima semua kalangan, yang saat itu bernama " Pemberdayaan usaha ekonomi produktif bagi RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin) penerima PKH".    

Bersama seorang Pendamping PKH Alm. Ir. Slamet H., seorang Pendamping PKH yang memiliki semangat dan pemikiran jauh kedepan dibanding rekan sejawatnya.  Saat itu kami sedang berjuang menggagas konsep dan management pengelolaan kube yang akuntabel dan bernilai kegotong royongan.  Hingga akhirnya secercah harapan itu datang, saat akhirnya kami berdua bisa mendapatkan bantuan dana Kube tahun 2009 dari Dirjen Fakmis Depsos kala itu.

Saat itu ada polemik yang berkembang, bahwa bukan menjadi ranah Pendamping PKH untuk melakukan pemberdayaan secara ekonomi produktif, karena saat itu yang dibidik PKH hanya meningkatkan mutu, akses dan kualitas RTSM dibidang pendidikan dan kesehatan.

Namun ada yang lupa, bahwa tujuan PKH yang utama adalah memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Pikirku " Bagaimana rantai itu akan terputus kalau mereka tidak sejahtera". Sedangkan sejahtera bagi sebuah keluarga itu adalah secara jasmani, rohani, sosial dan ekonomi. Dan telah menjadi niatku bahwa mensejahterakan RTSM (red. sebutan untuk KPM kala itu) secara sosial dan ekonomi adalah bisa kuupayakan melalui kube ini.

Seiring berjalannya waktu, hari ini Kube sudah bukan menjadi barang baru dan asing di PKH. Bahkan telah ribuan Kube digelontorkan oleh Kemsos RI melalui Kube Perdesaan dan Perkotaan setiap tahunnya. 

Aku akan selalu tersenyum saat menengok ke masa² itu, dan senyumku akan semakin lebar saat menatap PKH hari ini dan dimasa yang akan datang.  Semoga Alm Ir. Slamet H. juga tersenyum diatas langit sana saat menatap kondisi PKH dibumi nusantara saat ini.  

Beristirahatlah dengan tenang,
Kawan,
Sahabat,
Kakak,
Dan Saudara²ku lainnya semua yang telah berpulang mendahului kita,  Yang telah mengabdikan hidupnya untuk menjadi pejuang sosial bagi rakyat PKH khususnya dan rakyat kurang beruntung pada umumnya. 

Damailah semua pejuang Pendamping PKH yang telah gugur dalam menjalankan tugas mulia.  Kiranya Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang akan memberikan tempat terbaik disisiNya. Amin ya Robbal Allamin.
Dari : Agustin Rahayani 
×
Berita Terbaru Update