Notification

×

Iklan

Iklan

Begini Hasil Diskusi Budaya tentang Kupiah Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 23.12 WIB Last Updated 2020-08-15T16:12:59Z

Pidie (Sabtu, 15/08) Memperingati hari damai Aceh, FAMe Pidie dan Flp Aceh bekerja sama dengan Sekolah Sukma Bangsa Pidie mengadakan diskusi via zoom tentang Polemik Kupiah Aceh. 

Dua  Pakar sejarah Pidie dihadirkan, Junaidi Ahmad (penulis buku tentang sejarah Pidie) dan Masykur Syafruddin (CEO Pedir Mesium) dalam diskusi ini dipaparkan rupanya ada banyak temuan kupiah Aceh sejak masa Kerajaan, model yang beredar sekarang tidaklah sekaya motif yang ditemukan Masykur.

Ustaz Junaidi Ahmad mengatakan diduga kupiah meketop ini dipakai juga oleh Iskandar Sani saat menikahi ratu Syafiatuddin.

Turut hadir dalam diskusi ini Dr. T.Muttaqin, penggagas hastag #gerakansejutakupiahAceh menyatakan beliau bukan penjual kupiah tapi gerakan ini dimaksudkan untuk pengenalan budaya Aceh kepada kalangan yang lebih ramai.

Beliau menambahkan jangan cuma protes kupiah Original handmade dan mesin tapi belilah dan pakai kupiahnya.

Beberapa peserta mengusulkan supaya kupiah ini segera dipatenkan, diwajibkan pakai di hari tertentu dan ada harapan dipakai di acara PORA di Pidie tahun 2022.

Hamdani Bantasyam mengatakan kupiah ini perlu dipasarkan di online dengan cara terkini dan dikerjasamakan dengan Manajemen Pemasaran Unsyiah, beliau mewanti-wanti supaya pertengkaran antara kupiah Tungkop handmade dan mesin ini diakhiri, karena pasar sekarang sudah flat, baik kupiah rajutan dan buatan mesin tetap ada segmen pasarnya masing-masing.

Yang beli buatan tangan seperti kalangan pembeli Lamborgini dan suka  kijang. Beliau menyuruh peserta diskusi  bekerja sama dengan pengrajin menyiapkan nama baku, biar mudah dikenali pasar.

Webinar berlangsung dua jam ini dipandu oleh Muhammad Syawal sebagai moderator dibantu Harif dan Riazul Iqbal sebagai co-host.

Diskusi perdana ini semoga akan berlanjut di masa yang akan datang, melibatkan pengrajin langsung dan pihak pemangku Kekuasaan, kata host di akhir acara. (Rio)

×
Berita Terbaru Update