Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Pidie "Water Leading Bukti Sejarah Peninggalan Belanda"

Jumat, 14 Agustus 2020 | 18.44 WIB Last Updated 2020-08-14T11:44:04Z

Pengibaran Bendera Merah Putih ukuranbendera Merah Putih ukuran 6 x 3 meter di atas Water Leading (menara air) peninggalan Belanda.

Gemarnews.com, Pidie - Sambut HUT RI Ke-75 Pemkab Pidie mengibarkan bendera Merah Putih ukuran 6 x 3 meter di atas Water Leading (menara air) peninggalan Belanda.

Penyerahan Bendera tersebut oleh Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST kepada pasukan pengibar bendera dari unsur TNI/Polri, dan Satpol PP Pidie yang disaksikan seluruh Unsur Forkopimda Pidie, bertempat halaman depan Water Leading, Gampong Blok Bengkel,Kota Sigli, Rabu (12/8/2020).

“Sekarang kita berinisiatif untuk mengibarkannya, menjelang HUT RI Ke-75. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenang kembali jasa para pahlawan bangsa kita dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Kapolres.

Seperti diketahui, Water Leading merupakan menara air peninggalan Belanda. Pada 26 Agustus 1945 Rakyat dari berbagai kalangan menaikkan bendera Merah Putih untuk pertama di Pidie.

Kabagops Kapolres Pidie AKP Iswahyudi, SH mengatakan, Water Leading itu merupakan tempat bersejarah dan sudah sangat lama terabaikan, pihaknya punya gagasan untuk merawat kembali tempat itu.

Setelah melapor dan mendapat restu atasannya, bahkan Kapolres Pidie sempat meninjau kelokasi. Bersama personil Polri dibantu oleh personil TNI “menyulap” Water Leading menjadi monumen yang sangat indah, dengan bendera besar yang dikelilingi beberapa bendera kecil di puncaknya.

“Sudah sepatutnya Water Leading dijadikan situs sejarah, karena tempat ini sarat dengan nilai sejarah perjuangan kemerdekaan saya berharap nantinya diseputaran Water Leading pada malam hari bisa dimanfaatkan untuk tempat jajanan kuliner para warga kota dan sekitar,” jelasnya. (red)

×
Berita Terbaru Update