Notification

×

Iklan

Iklan

Gawat! Tangan Perawat RSUTP Abdya Putus Total

Senin, 28 Desember 2020 | 23.51 WIB Last Updated 2020-12-28T16:53:30Z
Dok.Foto, Anna Mutia perawat RSUTP Abdya ditemukan menggenaskan dengan kondisi tangan putus total, di Jalan Gampong Ujong Padang, Kecamatan Susoh, Abdya.

GEMARNEWS.COM - BLANGPIDIE, Salah seorang perawat Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abdya), Anna Mutia,28, ditemukan dengan kondisi menggenaskan di Jalan Gampong Ujong Padang, Kecamatan Susoh.

Kenapa tidak, tangan kanan perawat yang masih berusia muda itu putus total hingga mengalami pendarahan hebat dan bersimbah ditempat kejadian perkara (TKP).

Menurut keterangan yang diperoleh, korban melintas dijalan itu karena hendak pulang kerumahnya di Gampong Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, setelah selesai jam piket malam di RSUTP tempatnya bekerja.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi mengatakan, penyebab tangan korban putus karena mengalami kecelakaan tunggal

"Menurut informasi yang kita peroleh sementara ini korban mengalami kecelakaan tunggal," AKP Erjan kepada awak media, Senin, 28 Desember 2020.

Akan tetapi, tambah Kasat Reskrim Polres Abdya, pihaknya masih menyelidiki kasus kejadian tersebut guna untuk memastikan penyebab sebenarnya.

"Kita juga sedang mendalami motif yang sebenarnya, apakah benar kecelakaan atau ada motif pembegalan," katanya.

Sementara itu, Direktur RSUTP Abdya, dr. Ismail Muhammad membenarkan bahwa korban yang mengalami kejadian tragis tersebut merupakan perawat di RSUTP.

"Ia benar Anna Mutia perawat di RSUTP Abdya, semalam dia piket, dan tadi pagi lepas dinas, saat pulang dari rumah sakit kita mendapatkan kabar itu," sampai Ismuha panggilan akrab Ismail Muhammad.

Ismuha juga menyampaikan, korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk menjalani pengobatan.

"Sekarang sudah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk dilakukan perawatab," pungkas Ismuha.

Terkiat video dan foto kejadian yang tersebar diberbagai media sosial (medsos), pihak keluarga meminta masyarakat untuk menghapusnya.

"Untuk video dan foto yang tersebar, kami minta agar segenap masyarakat agar menghapusnya. Setidaknya tolong jangan disebarkan lagi, terimakasih atas perhatiannya," harap Rizki Kharisma. (Red)
×
Berita Terbaru Update