Notification

×

Iklan

Iklan

Pembangunan Mushalla SMPN 7 Terus Dipacu Ponggresnya

Kamis, 03 Desember 2020 | 16.29 WIB Last Updated 2020-12-03T09:30:00Z

Mushalla SMPN 7 (satu atap) Bandar Baru

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Pengerjaan proyek pembangunan di SMPN 7 satu atap) hingga kini terus di pacu ponggresnya, sesuai dengan kalender kerja, 90 hari kerja.

Di SMP 7 Satu Atap Bandar Baru itu terdapat pembangunan Mushalla tersebut sangat jauh dari target atau progres pembangunan.

Progres paket pekerjaan pembangunan Mushalla SMP 7 Satu Atap Kecamatan Bandar Baru bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Dinas Pendidikan Pidie Jaya mandek.

Berdasarkan papan informasi proyek tertulis pekerjaan tersebut penandatanganan kontrak kerja sejak (2/09) atau sudah mencapai 90 hari kerja dari total 120 hari kontrak kerja.

Progres pembangunan mushalla tersebut tidak seperti timeline pekerjaan yang di harapkan, pihaknya telah memanggil pelaksana dan konsultan pengawas untuk menindaklanjuti permasalahan yang terjadi dilapangan dan pelaksanaan pekerjaan bukan 120 hari namun 90 hari kerja,
Menurut  PPTK Dikdas Disdik Pijay Mahkmurrizal, M. Pd.

Secara teknik pihaknya telah melakukan teguran secara lisan dan tulisan sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan seperti progres yang diharapkan, pihaknya juga menjamin untuk pembayaran hasil pekerjaan pihak kedua tersebut tetap berdasarkan dari realisasi pembangunan atau progres thermyn konsultan pengawas.

"Pembangunan mushalla ini sangat lambat atau tidak progres, kami sudah memberi teguran secara lisan dan tulisan kepada pelaksana dan konsultan pengawas untuk mengenjot progres pembangunan," kata Makmur, senin, (03/12/2020).

Sementara itu kepala Sekolah SMP 7 Satu Atap Bandar Baru Ibrahim mengatakan, pembangunan mushalla tersebut merupakan kebutuhan mendesak dimana selama ini SMP tersebut belum ada tempat ibadah, pihaknya pesimis progres pembangunan mushalla tersebut dapat selesai pada waktunya.

"Belum ada mushalla di sekolah kami, sehingga mushalla ini menjadi kebutuhan mendesak dan saya kuatir pembangunan mushalla ini tidak selesai melihat kondisi cuaca sering hujan di akhir tahun ini," ungkap ibrahim. (nas
×
Berita Terbaru Update