Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan ke Sekolah Putus, Guru di Bandar Baru Gunakan Jalan Alternatif

Kamis, 28 Januari 2021 | 19.49 WIB Last Updated 2021-01-28T12:49:37Z

Para dewan guru mengambil jalan alternatif saat menuju sekolah

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Akibat hujan deras selama dua hari ruas Jalan di Gampong Baroeh Cot kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya Longsor, akibat longsor itu berdampak pada tujuh Gampong akan terisolir.

Pantauan Gemarnews.com dilokasi jalan yang longsor tersebut merupakan Saluran (Box Cover) untuk pembuangan air yang dialirkan dari pegunungan.

Akibat jalan longsor tersebut, akses ke beberapa desa di Bandar Baru terputus, salah satunya adalah terputusnya akses pendidikan menuju ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 28 Bandar Baru. Akibatnya, para guru harus mencari jalan alternatif jika ingin melanjutkan menuju ke sekolah.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Gemarnews.com dilapangan, longsor jalan ini namun masih bisa di lewati, semalam akibat hujan deras seluruh ruas jalan ini longsor lagi.

Jalan ini merupakan jalan utama menuju ke tujuh Gampong lainnya yakni Gampong Baroeh Cot, Cubo Sukon, Sarah Panyang, Abah Lueng, Jiem Jiem, Blang Krueng dan Akie Neungoeh, jika jalan tersebut tidak di perbaiki maka tujuh Gampong tersebut akan terisolir, ujar Kuechik Baroeh Cot Muntadar pada kamis, (28/1/2021).

Paska kejadian longsor itu Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Pijay untuk upaya penanganan jalan secepatnya untuk dibangun kembali, untuk sementara pihaknya sudah membuat garis pembatas (polis line) di jalan itu serta masyarakat dapat melawati jalan sementara yang sudah dibangun oleh masyarakat namun hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan.

“Jika jalan ini tidak dibangun secepatnya saya kuatir masyarakat di tujuh Gampong akan terisolir, kami sudah membuat jalan sementara dan hanya boleh dilewati kendaraan roda dua saja,” Jelas Murtadar

Sementara itu Kalak BPBD Pijay Okta Handipa mengatakan, paska kejadian longsor jalan tersebut pihaknya sudah melakukan evaluasi kondisi lapangan pada jabatan tersebut untuk dipasang rambu tidak dapat dilewati, untuk sementara masyarakat dapat menggunakan jalan alternatif untuk melewati jalan tersebut.

Kondisi tersebut jelas Okta, jika tidak dibangun seceptnya maka tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Teknis Dinas PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknis membangun kembali jalan tersebut, pihaknya akan menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Jika tidak dibangun sangat berdampak pada tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim teknis PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknisnya,” lanjut Okta.

“Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaannya. Cermati peringatan dini cuaca dari BMKG. Perhatikan kondisi lingkungan di sekitar yang dapat berpotensi menimbulkan bencana. Bencana terjadi saat kita tidak siap,”pungkas Kalak BPBD. (nas)




×
Berita Terbaru Update