Notification

×

Iklan

Iklan

Longsor Isolir Tujuh Desa di Pijay

Kamis, 28 Januari 2021 | 16.39 WIB Last Updated 2021-01-28T11:19:26Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Akibat longsor yang terjadi di Desa Baroh Cot, Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya, memutus transportasi di tujuh desa di daerah tersebut. 

Sebenarnya lonsor sejak dulu, namun masih dapat di lewati, akibat hujan deras selama dua hari ini seluruh badan jalan lonsor sehingga tujuh desa yang ada di kecamatan Bandar Baru itu terisolir.

Pantauan Gemarnews.com dilokasi jalan yang longsor tersebut merupakan Saluran (Box Cover) untuk pembuangan air yang dialirkan dari pegunungan.

Jalan tersebut merupakan jalan utama menuju ke tujuh Gampong lainnya yakni Gampong Baroeh Cot, Cobu sukon, Sarah panyang, Abah lung, Jiem jiem, Blang krueng dan Akie Nuengoeh, jika jalan tersebut tidak di perbaiki maka tujuh Gampong tersebut akan terisolir, Kata Kuechik Baroeh Cot Muntadar pada kamis, (28/1/2021). 

Paska kejadian longsor itu Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Pijay untuk upaya penanganan jalan secepatnya untuk dibangun kembali, untuk sementara pihaknya sudah membuat garis pembatas (polis line) di jalan itu serta masyarakat dapat melawati jalan sementara yang sudah dibangun oleh masyarakat namun hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan.

“Jika jalan ini tidak dibangun secepatnya saya kuatir masyarakat di tujuh Gampong akan terisolir, kami sudah membuat jalan sementara dan hanya boleh dilewati kendaraan roda dua saja,” Jelas Murtadar

Sementara itu Kalak BPBD Pijay Okta Handipa mengatakan, paska kejadian longsor jalan tersebut pihaknya sudah melakukan evaluasi kondisi lapangan pada jabatan tersebut untuk dipasang rambu tidak dapat dilewati, untuk sementara masyarakat dapat menggunakan jalan alternatif untuk melewati jalan tersebut.

Kondisi tersebut jelas Okta, jika tidak dibangun seceptnya maka tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Teknis Dinas PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknis membangun kembali jalan tersebut, pihaknya akan menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Jika tidak dibangun sangat berdampak pada tujuh Gampong akan terisolir, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim teknis PUPR Pijay untuk menghitung RAB Teknisnya,” Pungkas Okta. (nas)
×
Berita Terbaru Update