Notification

×

Iklan

Iklan

Wabup : Kesehatan Itu Pondasi Utama, Sehat Itu Indah dan Sehat Itu Gratis

Selasa, 26 Januari 2021 | 19.18 WIB Last Updated 2021-01-26T12:18:16Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Said Mulyadi, SE,M.Si, membuka Rapat Kerja Kesehatan (Rakerkes) kabupaten Pidie Jaya tahun 2021 bertempat di Aula Pukesmas Meurah Dua, (26/1/2021).

Dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada dinas kesehatan yang telah melaksanakan kegiatan rapat kerja kesehatan kabupaten Pidie Jaya tahun 2021.

Saat ini diperlukan upaya reformasi kesehatan dengan mengubah paradigma masyarakat terhadap kesehatan yang selama ini diartikan pengobatan, maka harus diubah menjadi “sehat itu indah, dan sehat itu gratis,” sambung walet.

Sehat secara gratis itu hanya ditujukan bagi penduduk yang tidak mampu, yang miskin, dan sangat miskin. 

Untuk menjadikan masyarakat mampu hidup sehat, maka mereka harus dibekali dengan pengetahuan tentang cara-cara hidup sehat dan mampu berperilaku sehat,lanjutnya.

Masyarakat hendaknya didorong untuk tetap hidup sehat, sehingga kegiatannya adalah mencegah dan meningkatkan kesehatan. 

Maka dalam hal ini, bukan berarti mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif, karena upaya pengobatan tetap diperlukan bagi yang sakit. 

Apalagi saat ini dimasa pandemi Covid-19 perlu penanganan yang serius untuk mengurangi angka kematian penduduk di Kabupaten Pidie Jaya.

Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sangat mengharapkan peran Dinas Kesehatan dan KB agar terus membina Puskesmas dan jajarannya, sehingga cita-cita untuk mewujudkan masyarakat Pidie Jaya yang sehat dan mandiri dapat terwujud terutama untuk program penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), penanganan dan perbaikan gizi masyarakat, penanganan penyakit menular dan tidak menular. 

Pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan dan jaminan kesehatan bagi penduduk miskin khususnya serta seluruh masyarakat Kabupaten Pidie Jaya pada umumnya.

Walet mengharapkan kepada Dinas Kesehatan dan KB kiranya pertemuan ini dapat menyatukan persepsi kita dalam melaksanakan tugas kita masing-masing sesuai tupoksi yang telah dibebankan kepada kita.

Ia juga berterimakasih kepada Dinas Kesehatan dan KB, Direktur RSUD Pidie Jaya, dan jajaranya, serta kepada semua pihak yang telah berkejasama dalan menghadapi pandemi covid -19.

Sementara itu Eddy Azwar, SKM, M.Kes, selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya, menjelaskan sejak dicetuskan Puskemas tahun 1971, melalui Peraturan Mendagri Nomor: 5/1974, Puskesmas secara administrartif berada dibawah administrasi Pemerintah Daerah, tetapi secara medis teknis mendapat pembinaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat.

Kabupaten Pidie Jaya telah memiliki 12 unit Puskesmas, 5 diantaranya adalah Puskesmas rawatan dan 3 unit yang berstatus PONED, dengan 19 Puskesmas Pembantu (PUSTU) dan 111 unit Polindes atau Poskesdes.

Maka kami harapkan dapat meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat Pidie Jaya, sebagaimana kita ketahui bahwa Dinas Kesehatan dan KB memiliki 12 indikator Standar Pelayanan Dasar (SPM) sebagai ukuran keberhasilan Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat dibidang Kesehatan, tutur Eddy. (nas)
 
 
 
 

         
 
 
 

×
Berita Terbaru Update