Notification

×

Iklan

Iklan

Belum juga tiba di Abdya, keluarga jenazah yang meninggal dimalaysia minta bantuan pemerintah aceh

Rabu, 17 Februari 2021 | 19.38 WIB Last Updated 2021-02-17T12:38:46Z

Gemarnews.com, Blangpidie - seorang warga Aceh barat daya yang meninggal di Malaysia yang beralamat desa ujung Padang kecamatan Manggeng kabupaten Aceh barat daya hingga hari ini belum bisa di bawa pulang ke Indonesia. Rabu ( 17/2/2021)

Berita meninggalnya warga Aceh barat daya di negara Malaysia yang inisial DSI ( 33) sungguh membawa duka yang mendalam bagi keluarga, betapa tidak hingga saat ini harapan keluarga agar jenazah bisa dibawa pulang belum menjadi kenyataan.

Kepada Gemarnews.com Mardiati (60) ibunda dari DSI sambil menangis berharap jenazah anaknya bisa di bawa pulang ke Aceh barat daya, akan tetapi informasi yang diterima dari rekan rekan almarhum dimalaysia untuk mengirimkan jenazah tersebut membutuhkan biaya yang lumayan besar, sehingga rekan rekan almarhum disana tidak  bisa membantu untuk memulangkan jenazah ke Abdya.

" Mohon lah pak, agar jenazah anak saya bisa dibawa pulang, sudah 3 hari di hospital Malaysia,  kita udah siapkan sedikit dana namun belum cukup" kata Mardiati sambil menangis.

Plt kepala dinas sosial kabupaten Aceh barat daya Liza marfandi S.STP menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas sosial provinsi untuk membantu agar bisa dibantu semampunya untuk membawa pulang jenazah DSI tersebut.

" Kita usahakan semaksimal mungkin untuk bisa membawa pulang jenazah DSI ini, bagaimana pun caranya, terakhir pihak dari provinsi sudah meminta persyaratan yang dibutuhkan agar bisa dibantu dan sudah kita lengkapi " kata Liza kadis sosial Abdya.

Sebelumnya almarhum DSI ini meninggal menurut keterangan dari rekan rekannya dimalaysia dikarenakan sakit, terlebih lagi saat ini sejak massa pendemi Corona di negara Malaysia banyak sekali pekerjaan yang ditunda, sehingga penghasilan para pekerja Indonesia dimalaysia semakin menurun.

Banyak dari mereka yang menganggur, untuk pulang saja kembali ke tanah air mereka tidak sanggup untuk membayar ongkos, hidup berkecukupan dan bertahan sampai nanti bisa normal dan bekerja kembali. (*)
×
Berita Terbaru Update