Notification

×

Iklan

Iklan

Petani Muda Pidie Budayakan Tanaman Porang di Masa Pandemi

Senin, 08 Maret 2021 | 17.00 WIB Last Updated 2021-03-08T10:00:10Z
Dok.foto Hizbullah , Anggota DPRK Pidie meninjau lokasi Porang Petani Pidie di Desa Pulo Glumpang Meunasah Empeh Kecamatan Tiro 


Gemarnews.com , Pidie - Ketua Porang Petani Pidie , Jufri Setelah ditanam hingga dapat dipanen, ia melanjutkan, proses perawatan tanaman yang biasa disebut iles-iles ini perlu mendapat perhatian. Tahapannya seperti, proses penyiangan (mencabut gulma dalam hal ini rumput di sela-sela tanaman), pemupukan, dan pemenuhan air.

“Hal ini perlu diperhatikan karena memang untuk budidaya. Berbeda ketika porang belum booming seperti sekarang yang masih sebagai tanaman liar,” kata pria yang juga sebagai ungkap Jufri .


Motivasi petani dalam pemasaran umbi Porang di desa Lameu Kecamatan Sakti 3 Ha  , desa Pulo Glumpang meunasah Empeh Kecamatan Tiro 1 Ha  , Desa Dayah Tanoh Kecamatan Mutiara Timur 1 Ha di Kabupaten Pidie   di bimbing oleh ,Sabirin,Jufri dan Yusuf A.md .

Yusuf A.md Petani Porang Pidie kepada media ini mengatakan Tanaman Porang adalah komoditas baru yang di tanam petani di desa  yang mahal sehingga membuat petani untuk mulai tertarik memulai menanam Porang selain itu terdapat beberapa faktor sehingga memotivasi petani menanam Porang yaitu faktor internal berupa umur,pendidikan,
pengalaman usaha tani dan modal luas lahan sedangkan faktor eksternal peluang pasar dan penggunaan teknologi.

saluran pemasaran yang dilakukan dalam proses pema porang dikenal dengan nama latin Amorphophallus oncophyllus, tanaman ini termasuk sebagai salah satu tanaman umbi-umbian di Indonesia. 

Tanaman porang yang juga memiliki nama lain iles-iles, acung, iles kuning, dan acoan ini sedang menjadi tanaman yang memiliki tingkat permintaan ekspor yang tinggi. Sehingga budidaya tanaman porang ini sedang banyak digandrungi di sektor pertanian.

 Porang dikenal dengan nama latin Amorphophallus oncophyllus, tanaman ini termasuk sebagai salah satu tanaman umbi-umbian di Indonesia. Tanaman porang yang juga memiliki nama lain iles-iles, acung, iles kuning, dan acoan ini sedang menjadi tanaman yang memiliki tingkat permintaan ekspor yang tinggi. Sehingga budidaya tanaman porang ini sedang banyak digandrungi di sektor pertanian ungkap Yusuf 

Salah satu bahan pangan yang sedang populer digunakan untuk orang-orang yang menjalani diet adalah shirataki. Hal ini lantaran shirataki terbuat dari tanaman porang yang memiliki senyawa glukomanan yang ternyata efektif untuk menurunkan berat badan.

Dalam sebuah studi, 30 pasien obesitas menjalani diet rendah kalori 1.200 kkal selama kurang lebih 60 hari ditambah dengan mengonsumsi senyawa glukomanan. Kemudian, hasil studi tersebut membuktikan bahwa selang empat bulan, tingkat trigliserida dan bobot berlebih dapat turun secara signifikan. Meski berat badan turun secara drastis, namun bagian menariknya yakni kandungan kalsium, zat besi, dan nutrisi lainnya tetap terjaga dan tidak berubah dalam tubuh.

Porang juga kaya kalsium hingga bagus untuk makanan bayi. Porang, katanya, bisa jadi makanan pengganti air susu ibu (MPASI). “Kandungan kalsium porang dapat mempercepat pertumbuhan gigi, menghaluskan kulit, dan menumbuhkan rambut. Juga untuk makanan orang tua atau orang dewasa yang mempunyai masalah di pencernaan atau orang sepuh.

Porang bisa diolah jadi beragam pangan, seperti mei kering, sampai beras porang. Porang juga bisa untuk bahan kosmetik.

Harga jual saat ini  Porang yang katak 350.000 perkg , Umbi Kering 40.000 sedangkan Umbi basah 9000  , harga bibit 350.000 perkg tutur yusuf .bagi masyarakat di kabupaten Pidie yang ingin menanam  porang Silakan hubungi Yusuf Hp.082363062285 / Jufri  085248928106 .

Yusuf mengharapkan Dukungan Pemerintah Kabupaten Pidie dalam hal ini Bupati dan Dinas Pertanian Pidie untuk bisa membantu kami Modal Usaha serta Peralatan salah satunya mesin Pompa Air dan Hand Traktor .
×
Berita Terbaru Update