Notification

×

Iklan ok

Anak Yatim Korban Konflik dan Tsunami Pidie Dibekali Training Bengkel dan Komputer

Jumat, 09 April 2021 | 15.40 WIB Last Updated 2021-04-09T08:40:37Z
Dok.foto : Anak Yatim , Orphan Kafala Program Baitulmaal Muamalat Pidie sedang mengikuti Pelatihan Bengkel 



GEMARNEWS.COM , PIDIE - Orphan Kafala Program Baitulmaal Muamalat Pidie mengadakan Pelatihan Bengkel dan Kursus Komputer untuk anak yatim Korban Konflik dan Tsunami distrik Pidie, Aceh. Pelatihan ini diadakan secara khusus untuk mengembangkan skill anak yatim binaan Orphan Kafala Program Baitulmaal Muamalat Pidie secara gratis. 

Pelatihan ini merupakan kegiatan Tahunan OKP BMM yang menyesuaikan dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki anak yatim tersebut. Proses pendaftaran peserta dilakukan dengan cara menyebarkan Angket atau kuesioner yang berisikan pilihan minat dan bakat untuk masa depan. Berdasarkan hasil angket yang disebar tersebut maka anak yatim yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan sampai selesai tanpa dipungut biaya apapun.

Zikrillah selaku Staff OKP BMM Pidie mengatakan "Kegiatan ini merupakan salah satu Program Edukasi yang diadakan oleh OKP BMM Pidie dalam rangka membina dan membimbing anak yatim untuk memiliki kemampuan agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan maupun bekerja di tempat lain."  

Pelaksanaan Pelatihan Bengkel dan Kursus Komputer dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu yang di adakan di kantor OKP BMM tepatnya di Mesium Tsunami Pidie Samping pendopo Bupati Pidie, hari sabtu dan minggu dipilih agar tidak terganggu proses belajar dan mengaji anak-anak yatim peserta pembinaan, dikarenakan anak yatim yang mengikuti pelatihan ini mayoritas kelas 3 SMA maupun MA. 

"Jadi kegiatan ini kita laksanakan pada Sabtu dan Minggu agar anak yatim intens dalam belajar, serta tidak terganggu aktifitas belajar dan mengaji" Ujar Zikri selaku penanggung jawab program.

Trainer dalam Pelatihan bengkel ini merupakan lulusan mekanik Ahass Nusantara Kota Bakti yang sudah memiliki tersertifikasi dan memiliki usaha bengkel di Kota Mini Bernueun . Nantinya anak yatim ini akan di kasih peluang untuk bekerja di bengkelnya.  

Peserta yang hadir mewakili kecamatan Batee, Pidie, Kota Sigli, Delima, Grong-grong, Indrajaya, Peukan Baro, Glumpang Tiga, Simpang Tiga, Geuleumpang Baro dan Mutiara. Sedangkan untuk kabupaten lainnya akan diadakan program yang berbeda di 2021.

Lanjutnya "Peserta pelatihan bengkel terdiri dari 15 anak dan peserta kursus komputer sebanyak 45 orang. Pelatihan bengkel ini dilakukan selama 30 kali pertemuan, sedangkan kegiatan kursus komputer dilakukan tiga gelombang selama 15 kali pertemuan"

Di akhir pelatihan anak yatim akan mendapatkan sertifikat dan uang saku sebagai biaya pengganti transportasi selama mengikuti pelatihan Teknisi Bengkel dan Kursus Komputer. Semoga program ini dapat membawa manfaat untuk anak yatim di masa yang akan datang, Pungkas Alumni Pasca UI Jakarta.
×
Berita Terbaru Update