Notification

×

Iklan

Iklan

Ironi Warga Miskin Bandar Dua Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Minggu, 11 April 2021 | 16.51 WIB Last Updated 2021-04-11T09:51:35Z

Gemarnews.com, Pidie Jaya - Ternyata masih banyak warga Kabupaten Pidie Jaya yang masuk dalam kategori miskin. 

Potret buram kehidupan yang dirasakan janda satu anak ini bernama Hadiah (47) warga Dusun Lampoh Ranup Gampong Meuko Buloh, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Hadiah saat ini tinggal bersama anaknya di rumah berlantai tanah tanpa penerang listrik.

"Hampir 13 tahun dia menepati gubuk itu bersama anaknya."

Kala malam tiba, Hadiah menumpang tidur dirumah tetangganya, ia tidak berani tinggal dirumah sendiri, karena rumahnya tidak standar dan jauh dari perumahan warga lainnya.

lagi pula rumahnya tidak layak disebut sebagai sebuah rumah, ia mengaku takut didatangi orang-orang jahat, untuk menghidari itu ia memilih numpang dirumah tetangga.

Ironisnya lagi, janda yang sudah dicerai hidup suaminya dua tahun lalu, mengaku dari dulu belum pernah tersentuh bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), baik dari Pemerintah Desa (Pemdes), maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bahkan Program Pemprov, kenangnya.

“Hadiah mempunyai tanah tapi tidak mampu untuk memperbaiki membuat rumah, cuma bisa berdoa dan tawakal dengan kondisi rumah yang seperti ini." 

Untuk makan sehari-hari pun, menunggu panggilan tetangga untuk bekerja.

“Hadiah hanya bisa berharap dan berdo’a saja, semoga ada hamba Allah maupun dari pihak pemerintah yang membantu untuk sebuah rumah layak huni," harapnya. 

Tetangga Hadiah merasa perihatin dan iba, dengan kondisi janda satu anak yang sudah sangat memperihatinkan. Disini peran pemerintah daerah dan masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk bisa membantu memberikan rumahnya yang masuk katagori rumah tidak layak huni (RTLH).

“Setau saya janda ini asli dari kutacane, suaminya itu orang sini, maka dia menetap disini sudah lama, cuma baru ditinggal cerai sekitar dua tahun, ucap ibu cantik ini, kepada Gemarnews.com, Minggu (11/4/2021) yang tak mau namanya disebutkan.

Semoga saja apa yang menjadi harapan hadiah bisa terwujud untuk bisa merenovasi rumah yang sudah memprihatinkan,” tandasnya. (nas)
×
Berita Terbaru Update