Notification

×

Iklan

Iklan

Camat Baiturrahman Sambut Baik BPS Sosialisasi Desa Cantik

Rabu, 29 Desember 2021 | 14.08 WIB Last Updated 2021-12-29T08:37:57Z


Gemarnews.com, Banda Aceh – Dalam rangka peningkatan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banda Aceh adakan Forum Group Discussion (FGD) Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Gampong Seutui yang berlangsung di Aula Kantor Keuchik setempat, Selasa (28/12/2021).

Camat Baiturrahman Rahmat Saiful Bahri menyambut baik program dari BPS Kota Banda Aceh. Menurutnya ini sangat bermanfaat sebagai bekal kepada petugas gampong dalam hal pengumpulan data yang handal dan akurat yang akan digunakan sebagai data perencanaan dan juga evaluasi dari suatu kegiatan yang ada di gampong.

“Sampai saat ini sudah dua gampong yang telah dilakukan program ini yaitu Gampong Lambaro Skep dan hari ini di Gampong Seutui,” kata Rahmat..

“Harapannya setelah sosialisasi ini dapat mengurangi kesalahan dalam data yang disajikan dan dapat menghasilkan data yang betul betul valid dan benar,” ungkapnya.

Menurut keterangan dari Pembina Desa Cantik BPS Kota Banda Aceh, Mahfuzah, S.Si M.Si mengatakan bahwa setelah sosialisasi ini BPS Kota Banda Aceh akan melanjutkan pembinaan agen statistik. Jadi di Desa Cantik ini nantinya akan ada petugas atau yang  disebut agen statistik. Agen statistik ini direkrut dari gampong.

“Tugas mereka adalah melakukan pemutakhiran data gampong, sehingga diharapkan data gampong yang biasanya tidak baik atau tidak update menjadi lebih tertata,” jelas Mahfuzah.

Oleh sebab itu, Sosialisasi ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik dari gampong yang akan dibina sebagai desa cantik dan mendapatkan informasi dari kelompok masyarakat atau stakeholders gampong yang bisa menjadi masukan untuk program desa cantik.

“Kita sosialisasi di dua gampong dulu perwakilan sebagai pilot project yaitu Gampong Lambaro Skep Kecamatan Kuta Alam dan Gampong Seutui Kecamatan Baiturrahman,” katanya.

“Harapannya para aparatur desa akan lebih tahu apa saja kebutuhan dari desanya masing-masing dalam kebutuhan data,” tutup Mahfuzah(Hus/Hz)
×
Berita Terbaru Update