Notification

×

Iklan

Iklan

Tuntut Siltap Puluhan Keuchiek Datangi Kantor Bupati Pidie

Jumat, 14 Januari 2022 | 15.51 WIB Last Updated 2022-01-14T08:51:40Z

Gemarnews.com, Pidie - Puluhan Keuchik yang tergabung dalam Apdesi Kabupaten Pidie mendatangi kantor Bupati Pidie.

Kedatangan mereka disambut oleh Wakil Bupati, Sekda, Asisten 1, Kepala Badan Keuangan, Kadis DPMG dan Kadis Inspektorat di Opproom Kantor Bupati setempat, Jumat (14/1/2022).

Amatan Gemarnews.com, kedatangan ke kantor Bupati Pidie secara bersama dengan tujuan adanya peningkatan nilai Siltap Aparatur Gampong, dimana untuk tahun 2022 terjadi pengurangan.

Tujuan kedatangan puluhan keuchik, merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang belum menemukan titik temu terkait pengurangan nilai siltap aparatur Gampong, ujar
Ketua Apdesi Kabupaten Pidie Nazaruddin.

"Hari ini kami ingin mendengar alasan Pemkab mengurangi nilai siltap aparatur gampong di Pidie," katanya.

Sebenanrnya, pada pertemuan itu pihaknya berharap ada kejelasan terkait nilai siltap Aparatur Gampong, sehingga seluruh Keuchik dapat menilai kondisi keuangan daerah yang diaampaikan oleh Sekda Pidie 

"Harapan kami pada hasil pertemuan hari ini nilai siltap aparatur Gampong tetap berdasarkan PP 11 tahun 2019, jika tidak sebagai pemerintah paling bawah harus menerima,"terangnya.

Sementara itu Sekda Pidie Idhami menyampaikan sampai saat ini kondisi keuangan daerah pada masa pandemi Covid-19 dalam kondisi sulit, kondisi tersebut bukan saja terjadi di Pidie namun terjadi juga dikabupaten dan kota di Indonesia merasakan hal yang sama akibat berpengaruh pada pengurangan dana transfer pusat.

"Terkait dengan siltap aparatur gampong kita harus melihat kemampuan keuangan daerah, sehingga terdapat pengurangan dan bukan hanya pada siltap saja," jelasnya

Lebih lanjut, jelas Idhami Selama dua tahun terakhir kabupaten Pidie terdapat pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) hingga mencapai Rp 100 miliar lebih. Kondisi tersebut Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus mencari solusi.

"Karena kondisi ini, kami harus memangkas anggaran dari seluruh SKPK, Alokasi Camat hingga SPPD Bupati dan Wakil Bupati juga dipotong hingga 50 persen," bebernya

Sebagai gambaran, tambah Idhami, postur rancangan Siltap tahun 2022 meliputi Keuchik sebesar Rp 2 juta, Sekdes Rp 1,3 juta, Kaur sebesar Rp 700 ribu, Ulee Jeurong (Kadus) Rp. 400 ribu.

"Jika dibandingkan dengan tahun 2021 Siltap Sekdes menerima sebesar Rp 1,5 juta. Kaur 900 ribu, Ulee Jeurong Rp. 2 juta," ungkapnya

Sejauh ini, honor Tuha Peut Gampong (TPG) tidak dikurangi dimana untuk ketua TPG tetap menerima Rp 400 ribu, anggota Rp 250 ribu, imam meunasah Rp 700 ribu dan bilal meunasah Rp 300 ribu

"Kami berharap kondisi ini dapat diterima oleh seluruh aparatur Gampong dan tidak mengurangi semangat dalam membangun Gampong," pungkasnya. (*)
×
Berita Terbaru Update