Notification

×

Iklan

Kisruh Empat Pulau di Aceh Singkil, Fadhli Ali : Saya Sudah Terbangun Ketika Yang Lain Masih Tidur

Kamis, 26 Mei 2022 | 06.16 WIB Last Updated 2022-05-25T23:53:23Z

Ket Foto : Wakil Ketua DPW Nasdem Aceh Aceh, Fadhlin Ali.


Gemarnews.com, Aceh Singkil - Wakil Ketua DPW Nasdem Aceh, Fadhli Ali membantah penyataan salah satu tokoh pemuda Aceh Singkil perihal 4 pulau di Aceh Singkil yang masuk kedalam wilayah Sumatera Utara. Ini disampaikannyaa dalam pertemuannya dengan awak media di salah satu cafe di Banda Aceh pada Rabu (25/05/22).


Dalam penyataannya itu, ia merasa senana apabila ada orang - orang yang bersemangat membela kepentingan daerahnya seperti Syubkiriyadi. Menurutnya,  Aceh membutuhkan orang - orang yang semacam ini. 


Namun, Keresahan yang sama sudah lebih dulu di suarakan oleh Fadhlin Ali, Ketika Belum ada media yang muat atau viral di media. Tapi alhamdulillah saya sudah terbangun menyuarakan masalah di Aceh Singkil pada saat orang lain masih tidur. Ucap Fadhli Ali


Fadhli Ali sudah menyampaikan keresahannya akam hal ini sejak 2017 setelah mendapatkan informasi dari salah seorang anggota DPRK Aceh Singkil, sebagai salah seorang putra daerah Aceh saya tentu turut prihatin akan hal ini.


"Namun perlu saya sampaikan, bahwa saya sudah menyuarakan pencaplokan wilayah lain Singkil ini sudah sejak 2017. Saya mendapatkan informasi yang cukup soal pencaplokan itu salah satunya dari Alm. Zainal Abidin Tumanggor, saat itu belian masih menjabat sebagai anggota DPRK Singkil. Selain itu ia juga adalah seorang pimpinan salah satu pasantren di Aceh Singkil." ucap Fadhli Ali.


Percayalah, sebagai salah satu bukti keperdulian saya berkaitan dengan pergeseran beberapa derajat koordinat wilayah Sumut ke Aceh Singkil membawa konsikuensi 17 KM wilayah laut Singkil masuk ke Sumatera Utara.


"Sebagai salah seorang warga Aceh tentu saja saya merasa prihatin akan hal ini dan ingin melakukan sesuatu, karena itu saya yang menemani ust. Zainal untuk menyuarakan persoalan titik koordinat dalam rencana menemui beberapa orang anggota DPR Aceh pada 2017 lalu. Namun sangat disayangkan tidak ada penanganan serius akan hal ini" Tegasnya.


Dikarenakan saat itu saya tidak punya pengaruh dan tidak memiliki wewenang, lantas saya tidak bisa berbuat banyak. Namun saya menuliskan keresahan ini di akun sosial media saya di Facebook pribadi saya mengenai pergeseran titik koordinat ini.


Saya tentu kecewa sekali karena tidak ada kepedulian pihak-pihak yang berkompeten.


"Saya yakin suatu hari nanti FB akan mengingatkan kita semua bahwa saya memang pernah menulis kerisauan saya itu di dinding FB. Cuma mungkin pak Subki tidak membacanya atau pada saat itu pak Subki juga belum tahu permasalahan ini karena belum dimuat media." tutup Fadhli Ali. []


Pewarta : Cut Ricky Firsta Rijaya

×
Berita Terbaru Update