Notification

×

Iklan

Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Terbakarnya Sebuah Mobil Usai Mengisi BBM

Rabu, 25 Mei 2022 | 06.53 WIB Last Updated 2022-05-24T23:53:32Z
Ket Foto : Mobil ini hangus terbakar usai mengisi BBM.

Gemarnews.com, Banda Aceh - Tim dari Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan terkait dugaan salah isi Bahan Bakar Minyak  ke tangki mobil Isuzu Panther nopol BB 1904 BD yang terjadi di SPBU Batoh, Banda Aceh, sehingga menyebabkan terbakar mobil yang dikemudikan oleh Raja Badarul Jamal, (25) warga Perumahan Batalyon Zipur, Indrapuri, Aceh Besar, Selasa sore (24/5/2022). 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK kepada Gemarnews.com menjelaskan, terkait dengan dugaan salah isi BBM, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami dari Satreskrim Polresta Banda Aceh tentunya menyelidiki terkait salah isi BBM di SPBU Batoh, Banda Aceh sehingga menyebabkan terbakarnya mobil Isuzu Panther Selasa sore tadi" ucap Kompol Ryan. 

Mantan Kasatreskrim Polres Aceh Tamiang ini mengatakan, kejadian berawal saat korban tiba di SPBU Batoh untuk mengisi BBM jenis solar di pompa nomor 3 dan di layani oleh petugas bernama Syawaluddin.

"Korban memberhentikan mobilnya di Pompa nomor 3 dan saat itu Syawaluddin selaku penjaga di pompa tersebut. Kemudian korban meminta kepada petugas SPBU tersebut untuk mengisikan minyak jenis solar dengan harga Rp. 170 ribu dengan posisi mesin mobil menyala," tutur Kompol Ryan.

Namun, ternyata petugas Syawaluddin selaku petugas SPBU salah mengambil alat pompa, dimana alat pompa tersebut merupakan alat pompa untuk BBM jenis Pertalite, sambung Kompol Ryan. 

"Mengetahui salah isi, petugas lainnya bernama AWI yang menyadari bahwa jenis BBM yang diisi ternyata bukan jenis Solar dan segera memberitahukan kepada  Syawaludin, sehingga petugas Syawaludin meminta pemilik mobil mematikan mesin mobil dan kemudian bersama dengan petugas mendorong mobil ke tempat yg lebih jauh dari pompa mesin SPBU," tutur Kompol Ryan
 
Selanjutnya, perugas Syawaludin mengambil ember dari kamar mandi yang berada di belakang SPBU untuk diberikan kepada pemilik mobil sebagai penampung minyak Pertalite yang akan dikeluarkan kembali. 

Namun, tanpa sepengetahuan petugas, kemudian pemilik mobil menyalakan mesin mobil dan tidak lama kemudian, tiba-tiba terjadi ledakan yang menimbulkan kebakaran terhadap mobil tersebut.

Dengan kejadian tersebut, petugas SPBU memadamkan api dengan APAR yang ada di SPBU dan dibantu oleh sebuah mobil Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh.  

Sementara itu, Petugas Kepolisian dari Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan dan memastikan penyebab kebakaran, melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta akan melakukan gelar perkara, pungkas Kasatreskrim. []

Pewarta : Cut Ricky Firsta Rijaya
×
Berita Terbaru Update