Notification

×

Iklan ok

Atlet Esport Aceh , Antara Prestasi dan Dilema

Senin, 22 Mei 2023 | 16.26 WIB Last Updated 2023-05-22T09:53:38Z

Dok. Foto Penulis : Muhammad Nabil Alghifari. 


GEMARNEWS.COM , OPINI - kabar gembira bagi kita Khususnya Rakyat Aceh seorang putra daerah berhasil meraih mendali emas untuk Indonesia TM Kausar atau yang biasa disapa Ponbit ia memperoleh mendali emas menyumbang medali emas di SEA Games ke-32 Kamboja pada minggu (15/5/2023)
Dengan adanya prestasi ini bisa jadi ajang untuk membangun semangat bagi putra dan putri Indonesia bahwa prestasi juga bisa di hasilkan dari hobby, bisa di bilang ini sudamenjadi profesi pada pekerjaan elektronik 

Sekretaris umum ESport Indonesia Aceh Cut Ema Aklima, mengatakan “kita sangat senang, bangga dan bersyukur atas apa yang berasil diraih oleh Ponbit, Ema menambahkan setelah membawa pulang mendali emas untuk Indonesia nantinya ponbit akan kembali Bersama tim ESI ACEH untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti PON dan kejuaraan di Akhit tahun ini.

Semoga Ponbit bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi pemuda Indonesia dan di aceh bahwa kesuksesan bisa juga diraih melalui game dan juga masa depan dapat diraih dengan kerja keras dan jangan lupa berdoa karena usaha tanpa doa sama dengan bohong

Di sisilain Ketua MPU Aceh, Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA kepada Serambinews.com, Rabu (19/6/2019). 

mengatakan, pengharaman game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG), dan sejenisnya tersebut berdasarkan empat hal, yakni game itu mengandung unsur kekerasan dan kebrutalan. Hal itu berpotensi mempengaruhi perubahan perilaku penggunanya menjadi negatif, berpotensi menimbulkan perilaku agresif dan kecanduan pada level berbahaya, hingga mengandung unsur penghinaan terhadap simbol-simbol Islam.

Bagaimana ketika seseorang berkecanduan terhadap Game Online, merupakan permainan yang memerlukan modal (duit) yang dikhawatirkan akan menjadi inspirasi dari game yang dimainkan tersebut, apa akan berdampak pada Psikologi terutama yang sedang mengalami depresi dan frustasi sehingga akan terjadi dampak negatif yang bisa memicu tindakan agresif, seseorang yang sedang kecanduan game online hampir menyerupain adiksi atau pengaruh narkoba.

Psikologi Sosial menjelaskan bahwa anak yang terlalu sering bermain games, terutama game online dengan otomatis akan memiliki manajemen waktu yang buruk. Selain itu Waktu untuk keluarga, sekolah dan beribadah, dimana anak seharusnya dapat berinteraksi dan belajar bersama orang-orang terdekatnya otomatis akan terkuras karena waktu yang digunakan untuk bermain PUBG. 


Penulis
Nama         : Muhammad Nabil Alghifari
Kampus     : UIN AR RANIRY, Banda Aceh 
Jurusan     : Ilmu Administrasi Negara Fakultas    :  Ilmu Sosial dan Pemerintahan 
Kecamatan : Ingin Jaya 
Kabupaten  : Aceh Besar 
×
Berita Terbaru Update