Notification

×

Iklan ok

Kader Muhammadiyah Jogja , Hadir di Kampus UPN Veteran Yogyakarta

Rabu, 06 Desember 2023 | 11.39 WIB Last Updated 2023-12-06T04:39:38Z

GEMARNEWS. COM, YOGYAKARTA - Kader Muhammadiyah Jogja yang juga CEO CV. Smart Batik Indonesia, Miftahudin Nur Ihsan (Ihsan), menjadi salah satu juri dalam kegiatan Veteran Business Competition (VBC) 2023 yang diselenggaralan oleh Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Program Veteran Integrated Parade 5.0 di bawah naungan BEM KM UPN Veteran Yogyakarta, Lomba ini dibagi dalam tiga babak, yaitu babak penyisihan, semifinal, dan final. Pada babak penyisihan peserta membuat proposal bisnis. Selanjutnya proposal diseleksi untuk menentukan sepuluh terbaik yang akan maju pada babak semifinal untuk mempresentasikan rencana bisnis mereka. 

Terakhir, lima terbaik dari babak semifinal akan diberikan kasus bisnis yang akan diselesaikan secara berkelompok untuk menentukan juara 1,2, dan 3.
Ketua panitia kegiatan Veteran Business Competition (VBC) 2023, Salsabila Dwi Meylasari menyampaikan bahwa setiap babak memiliki manfaat dan tujuan tertentu. “Babak penyisihan berfokus pada penulisan proposal bisnis bertujuan untuk memberikan tambahan pengalaman bagi mahasiswa dalam penulisan proposal bisnis yang tentunya nanti akan sangat berguna ketika mahasiswa mencari modal bisnis. 

Tahap semifinal berfokus pada presentasi untuk melatih mahasiswa agar dapat mengkomunikasikan dengan baik rencana bisnisnya kepada investor. Ungkapnya 
Sementara tahap final dengan kasus bisnis adalah untuk melatih kreativitas dan pikiran kritis mahasiswa untuk menyelesaikan berbagai persoalan bisnis” ujar. 

Mahasiswa jurusan akuntansi tersebut.
Dewan juri yang terdiri dari Miftahudin Nur Ihsan, S.Pd., M.B.A. selaku CEO CV. Smart Batik Indonesia dan praktisi bisnis, Danang Yudhiantoro, S.E., M.Sc selaku Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UPN, dan Muhammad Irfan Muafi, S.E., M.A.B selaku dosen administrasi bisnis UPN. 

Penjurian dilakukan secara daring dan luring, Penjurian secara daring dilakukan ketika tahap penyisihan dimana juri menilai sekitar 30 proposal yang masuk.

Sementara penjurian secara luring dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada babak semifinal tanggal 25 November 2023 di Kampus 1 UPN Veteran Yogyakarta dan babak final tanggal 3 Desember 2023 di Kampus 2 UPN Veteran Yogyakarta.

Sebagai juri dari perwakilan praktisi, Ihsan lebih banyak bertanya tentang aspek praktis bisnis dan bagaimana rencana penerapan teknologi dalam rancangan bisnis tersebut. “Saya lebih banyak bertanya tentang hal teknis agar adik-adik lebih siap untuk mengeksekusi rencana bisnisnya” ungkap alumni penerima beasiswa LPDP tersebut. 

Ihsan melanjutkan “Selain aspek bisnis, karena kita sudah masuk era digital, maka penerapan teknologi juga menjadi sangat penting. Jadi adik-adik juga harus mulai memikirkan terkait teknologi”. Setelah melalui tiga tahap, ditentukan tiga pemenang. Juara 1 diraih oleh Tim SAR dengan ide bisnis hidrotech, juara 2 diraih oleh Tim Viryakarta dengan ide bisnis Cerepoam, dan juara 3 diraih oleh Tim Kerja Rodi dengan ide bisnis E-SuvTV. (Agusnaidi B)
×
Berita Terbaru Update