GEMARNEWS.COM, BANDA ACEH – Nuzulul, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat JARA, mendesak Forum Komunikasi Pimpinan Provinsi (Forkoprov) Aceh untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga kebutuhan pokok atau sembako dan pangan di wilayah Aceh pasca banjir yang melanda beberapa waktu lalu. 30/11/2025.
Nuzulul menyampaikan keprihatinan LSM JARA terhadap kenaikan harga sembako dan bahan pangan yang sangat tinggi pasca bencana banjir. Dampak ekonomi terutama dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah, yang kehidupannya semakin terpuruk akibat kondisi bencana alam tersebut.
Tuntutan LSM JARA:
Nuzulul menegaskan, Pemerintah Provinsi Aceh melalui Forkoprov harus segera mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan sidak harga sembako dan pangan. Sidak ini bertujuan untuk:
1. Memastikan harga yang dijual sesuai dengan kewajaran dan tidak terjadi penimbunan atau spekulasi harga.
2. Menindak tegas pedagang atau pihak yang melakukan praktik curang atau menaikkan harga secara tidak wajar.
3. Menstabilkan pasokan kebutuhan pokok agar dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat, khususnya korban banjir yang sangat membutuhkan.
Menurut Nuzulul, kenaikan harga sembako berpotensi menimbulkan krisis sosial karena masyarakat akan rentan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Respon cepat dari pemerintah dan aparat keamanan sangat diharapkan agar situasi tetap kondusif.
LSM JARA berharap Forkoprov Aceh dapat segera merespon panggilan ini dengan tindakan nyata dan transparan. Selain itu, LSM JARA juga mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila ditemukan indikasi kenaikan harga yang mencurigakan atau pedagang yang menyalahgunakan kondisi pasca bencana.
“Respon cepat pemerintah dan Forkoprov Aceh sangat penting untuk menjaga kestabilan harga dan meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Kami siap mendukung proses pengawasan dan pengawalan agar pasokan sembako bisa tersedia dengan harga yang terjangkau,” tegas Nuzulul.