Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada generasi muda terkait mekanisme, persyaratan, serta tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI AD, sekaligus mendorong minat pemuda yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi.
Dalam penyampaiannya, Sertu Heri Syahputra mengajak para pemuda dan remaja yang telah memenuhi persyaratan umum agar mempersiapkan diri sejak dini, baik fisik maupun mental. Ia juga menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya alias gratis.
“Bagi masyarakat yang memiliki anak dan berniat mendaftar menjadi prajurit TNI AD serta telah memenuhi syarat, silakan mengikuti seleksi Caba PK dan Cata PK TA 2026. Persiapkan fisik dan mental dengan baik karena masuk TNI tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.
Babinsa juga menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id. Apabila masih mengalami kendala atau kurang memahami tata cara pendaftaran, masyarakat dipersilakan datang langsung ke Koramil 20/Bandar Dua untuk mendapatkan penjelasan lebih detail terkait persyaratan dan prosedur pendaftaran.
Lebih lanjut, Sertu Heri Syahputra menyampaikan bahwa rekrutmen Caba/Cata PK TNI AD Tahun 2026 memberikan peluang yang luas bagi putra-putra terbaik bangsa. Ia juga menginformasikan adanya perubahan batas usia maksimal, yang semula 23 tahun kini menjadi 24 tahun.
Selain itu, Babinsa menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu atau praktik percaloan yang menjanjikan kelulusan melalui jalur khusus. “Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi masing-masing peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Amri (21), salah seorang pemuda Desa Keude Ulee Gle, mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas pemahaman dan sosialisasi yang diberikan Babinsa. Dengan kegiatan ini, kami jadi lebih paham dan mengerti tentang proses pendaftaran dan seleksi TNI AD,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pemuda di wilayah Kecamatan Bandar Dua yang termotivasi dan siap mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI AD Tahun Anggaran 2026 secara jujur, transparan , ucapnya.