Bantuan sumur bor tersebut merupakan dukungan langsung dari Kapolda Aceh sebagai upaya membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak banjir.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan sumur bor tersebut melibatkan sejumlah personel Satlantas Polres Pidie serta personel Polsek Kembang Tanjong. Sumur bor dengan kedalaman sekitar 30 meter itu dibangun di area Meunasah Gampong Tanjong dan diperuntukkan bagi kepentingan umum.
“Sumur bor ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pasca banjir, baik untuk keperluan ibadah seperti wudhu maupun aktivitas sehari-hari warga,” ujar Kapolres Pidie.
Ia menambahkan, bantuan sumur bor tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga Gampong Tanjong pasca bencana banjir.
Penyaluran bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang saat ini masih dalam proses pemulihan pasca bencana.
Sementara itu, Sekretaris Gampong Tanjong, Muhammad Hafidillah (45), menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Aceh, serta Kapolres Pidie beserta jajaran atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami mewakili seluruh masyarakat Gampong Tanjong mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri, Kapolda Aceh, dan Kapolres Pidie beserta jajaran. Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama pasca banjir, karena kebutuhan air bersih menjadi sangat penting untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta menjadi keberkahan bagi semua pihak,ucapnya.