GEMARNEWS.COM | BANDUNG BARAT - Personel Direktorat Samapta Polda Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pada hari Selasa, 3 Februari 2026, sebanyak 68 personel Ditsamapta Polda Jabar diterjunkan untuk mendukung upaya pencarian, evakuasi, serta pengamanan di lokasi terdampak longsor. Selasa (3/2/2026).
Kekuatan personel yang dilibatkan terdiri dari 44 anggota Dalmas, 9 anggota Unit Pammat, 6 anggota crew pendukung, 7 personel Unit K9, serta 2 personel PID. Seluruh personel dikerahkan dalam rangka penanggulangan bencana dan membantu Tim SAR gabungan di lapangan.
Pada kegiatan Unit Pammat, apel pagi dilaksanakan pukul 07.00 WIB untuk pengecekan personel dengan jumlah lengkap 9 orang yang terdiri dari 1 Perwira dan 8 Bintara. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB, anggota Pammat bersama Unit K9 melakukan pembuatan rongga-rongga di area longsor guna membantu anjing pelacak dalam proses pengendusan korban. Pencarian dan evakuasi korban kemudian dilanjutkan pada pukul 09.00 WIB bersama Tim SAR Gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan relawan di lokasi longsor Blok A3.
Sementara itu, personel Dalmas yang berjumlah 44 anggota melaksanakan apel pagi pukul 07.00 WIB di Lapangan SPN Cisarua, kemudian langsung bergerak menuju lokasi bencana dengan menggunakan 2 unit truk, 1 unit Almira, dan 1 unit barier. Selain itu, 1 unit RCU traktor disiagakan di SPN Polda Jabar untuk menunggu perintah lanjutan. Personel Dalmas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur menuju lokasi kejadian serta melakukan pengawalan proses evakuasi korban longsor.
Untuk kegiatan Unit K9, personel melaksanakan apel pengecekan pada pukul 07.00 WIB dan menerima arahan dari BPBD serta Basarnas. Pada pukul 07.15 WIB, tim bergerak menuju TKP dan mulai melaksanakan kegiatan SAR pada pukul 08.00 WIB di area A3 sesuai petunjuk Basarnas. Hingga pukul 10.30 WIB, Unit K9 menemukan dua titik endusan di area A3 zona merah yang diduga terdapat korban, yang berdasarkan informasi sementara diduga merupakan anggota TNI.
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan hingga Selasa, 3 Februari 2026 pukul 17.00 WIB, Unit K9 berhasil menemukan dua titik endusan yang diduga terdapat korban di zona merah A3. Pada hari ini, korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi berjumlah 6 body pack. Dengan demikian, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi hingga Selasa, 3 Februari 2026 pukul 15.00 WIB mencapai 85 body pack, dengan 61 body pack di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Jabar akan terus mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk membantu percepatan penanganan bencana dan pencarian korban.
“Polda Jabar bersama TNI, BPBD, Basarnas, serta unsur terkait lainnya terus bersinergi dalam upaya pencarian dan evakuasi korban longsor. Keselamatan personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, dan kami berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal hingga seluruh proses penanganan bencana dinyatakan selesai,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu (4/2/2026)