Notification

×

Iran Tegaskan Persediaan Rudal Masih Melimpah, Teheran Tutup Pintu Perdamaian Dengan Israel

Kamis, 12 Maret 2026 | 11.32 WIB Last Updated 2026-03-12T04:32:14Z
Gemarnews.com, Timur Tengah – Ketegangan konflik antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah pernyataan keras disampaikan oleh otoritas militer Teheran yang menegaskan bahwa mereka belum mempertimbangkan langkah perdamaian dalam waktu dekat. 11/3/2026.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada media, juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini  menyebutkan bahwa persediaan persenjataan strategis mereka, termasuk rudal balistik, masih sangat besar dan siap digunakan kapan saja jika konflik terus berlanjut.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah spekulasi sejumlah pihak di Barat yang menilai kemampuan militer Iran mulai melemah setelah serangkaian serangan dan eskalasi konflik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami masih memiliki banyak senjata. Persediaan rudal kami sangat besar dan kami memiliki kapasitas untuk melanjutkan konfrontasi ini dalam jangka waktu yang tidak ditentukan,” ujar juru bicara militer Iran dalam pernyataan tersebut.

Pernyataan keras ini muncul di tengah meningkatnya kemarahan di Teheran setelah sejumlah tokoh penting Iran dilaporkan tewas dalam rangkaian konflik regional yang melibatkan berbagai pihak di Timur Tengah. Bagi pemerintah Iran, kematian para pemimpin dan tokoh strategis tersebut dianggap sebagai kehilangan besar yang belum terbalaskan.

Dalam pernyataan yang sama, pihak Iran juga menegaskan bahwa peluang untuk membuka jalur diplomasi dengan Israel saat ini dinilai sangat kecil. Mereka menilai perdamaian tidak dapat dibicarakan selama tujuan politik dan militer yang mereka anggap penting belum tercapai.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap garis keras yang kini semakin menguat di kalangan elite politik dan militer Iran, yang menilai konflik saat ini belum mencapai titik penyelesaian.

Situasi ini menambah kekhawatiran komunitas internasional terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara dan organisasi internasional terus menyerukan penahanan diri dari semua pihak guna mencegah eskalasi yang dapat berdampak lebih luas terhadap stabilitas regional maupun global. tuturnya

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update