GEMARNEWS.COM | JAKARTA, -- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (DPP - FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan sikap tegas terhadap oknum-oknum yang diduga memanfaatkan atau memainkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.
Menurutnya, program MBG merupakan program yang sangat baik dan memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, program tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan sesuai dengan tujuan awal pemerintah.
Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menjalankan program MBG. Namun demikian, beliau mengingatkan dengan tegas kepada seluruh pihak agar tidak menjadikan program yang sangat baik ini sebagai ajang bisnis pribadi atau sarana mencari keuntungan sepihak yang merugikan masyarakat serta merusak kepercayaan publik.
“Program MBG ini adalah program yang sangat baik untuk rakyat. Kami dari FRIC sangat mendukung penuh pelaksanaannya. Namun apabila ditemukan adanya oknum-oknum yang bermain, memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi, atau melakukan penyimpangan dalam pelaksanaannya, maka jangan salahkan jika kami akan bertindak tegas,” tegas H. Dian Surahman.
Ia juga menegaskan bahwa apabila terdapat bukti kuat terkait adanya praktik penyimpangan, maka pihaknya tidak akan ragu untuk melaporkan langsung persoalan tersebut kepada Prabowo Subianto sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga program pemerintah agar tetap berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
“Siapapun oknum yang terbukti bermain dalam program MBG harus siap menanggung konsekuensinya. Bila bukti sudah lengkap dan otentik, kami tidak akan ragu untuk melaporkannya langsung kepada Presiden,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran FRIC di seluruh Indonesia agar terus mengawal dan mengawasi jalannya program MBG di daerah masing-masing. Pengawalan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah agar berjalan dengan baik, transparan, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia meminta seluruh anggota FRIC untuk melakukan pemantauan dan investigasi di lapangan secara objektif dan profesional. Apabila ditemukan indikasi penyelewengan, ketidaksesuaian pelaksanaan, atau adanya praktik yang merugikan masyarakat, maka seluruh temuan tersebut diminta segera dilaporkan kepada Ketua Umum dengan disertai bukti yang benar-benar otentik serta hasil investigasi lapangan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“FRIC harus hadir sebagai pengawal program-program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Jika di lapangan ditemukan adanya penyimpangan dari program MBG, segera laporkan kepada saya dengan bukti yang jelas hasil investigasi di lapangan. Kita tidak ingin program baik ini dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Dengan adanya pengawalan dari seluruh jajaran FRIC di Indonesia, diharapkan program MBG dapat berjalan secara maksimal, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas sesuai dengan tujuan pemerintah.
FRIC juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya program MBG agar tetap bersih dari praktik-praktik yang merugikan rakyat serta menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah.