Kakanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, saat meninjau layanan kunjungan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh dan Rutan Kelas IIB Banda Aceh pada hari pertama perayaan Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).
GEMARNEWS.COM | BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, melakukan peninjauan mendalam (monitoring) terhadap layanan kunjungan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh dan Rutan Kelas IIB Banda Aceh pada hari pertama perayaan Idulfitri, Sabtu (21/3/2026). Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal, tertib, dan aman di tengah lonjakan pengunjung saat hari raya.
Monitoring diawali dengan pemeriksaan di ruang pendaftaran. Yan Rusmanto mengamati langsung alur administrasi untuk memastikan proses verifikasi pengunjung berlangsung cepat dan transparan. Ia menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci utama dalam menjaga keamanan tanpa mengabaikan kenyamanan keluarga warga binaan.
"Hari pertama Idulfitri adalah momentum krusial bagi warga binaan dan keluarga mereka. Tugas kita adalah memastikan kerinduan mereka terjembatani dengan layanan yang cepat dan sesuai prosedur. Tidak boleh ada pungutan liar, semua harus transparan dan humanis," ujar Yan Rusmanto di sela-sela peninjauan.
Berlanjut ke area pemeriksaan, Kakanwil menginstruksikan petugas untuk melakukan penggeledahan barang dan badan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, maupun alat komunikasi ilegal ke dalam lingkungan Lapas dan Rutan.
Ketegasan juga terlihat saat Kakanwil mengecek kesiapsiagaan petugas Penjaga Pintu Utama (P2U). Sebagai garda terdepan, petugas P2U diminta untuk tidak lengah dalam mengontrol lalu lintas orang dan barang. Yan juga menyisir pusat kontrol CCTV guna memastikan seluruh sudut area publik dan hunian terpantau dengan jelas tanpa ada titik buta (blind spot).
"Teknologi pendukung seperti CCTV harus berfungsi 100 persen. Petugas operator harus jeli melihat dinamika di lapangan. Kita meminimalisir risiko sekecil mungkin agar suasana Idulfitri di dalam Lapas dan Rutan tetap kondusif," tambahnya.
Dalam kunjungannya, Yan Rusmanto juga menyempatkan diri berdialog dengan beberapa keluarga warga binaan yang sedang berkunjung. Ia mendengarkan masukan dari masyarakat mengenai kualitas layanan yang diberikan oleh petugas di lapangan.
Menutup rangkaian monitoring, Kakanwil memberikan arahan khusus kepada seluruh jajaran Lapas dan Rutan Banda Aceh. Ia menekankan empat poin utama bagi para petugas: menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, patuh pada SOP, dan mengedepankan pelayanan prima.
"Saya instruksikan kepada seluruh petugas untuk tetap siaga. Jangan karena suasana hari raya, kewaspadaan kita menurun. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat seolah-olah Anda melayani keluarga sendiri, namun tetap dengan ketegasan aturan yang berlaku," pungkas Yan Rusmanto.