Notification

×

Diterjang Arus Ganas Krueng Inoeng, Tiga Pendulang Emas Tumbang—Satu Belum Kembali

Minggu, 26 April 2026 | 18.34 WIB Last Updated 2026-04-26T11:34:36Z
GEMARNEWS.COM, SIGLI – Tiga warga Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, terseret arus deras Sungai Krueng Inoeng di Dusun Ireu, Gampong Cot Kuala, Kecamatan Mane, Minggu (26/4/2026).

Dalam peristiwa tersebut, dua orang berhasil selamat, sementara satu korban hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan.

Korban yang dilaporkan hilang adalah Zainunis (29), warga Gampong Krueng Meuriam. Sementara dua rekannya, Sayet Nazaruddin (40) warga Gampong Layan dan Yatim (35) warga Krueng Meuriam, berhasil menyelamatkan diri.

Dan Ops Satgas SAR Pidie, M. Rijal, mengatakan bahwa insiden terjadi saat ketiganya hendak mendulang emas di aliran Krueng Inoeng.

“Ketiganya menyeberangi sungai sambil membawa perlengkapan. Namun arus sungai yang deras tiba-tiba menyeret mereka,” ujar Rijal.

Ia menjelaskan, dua korban yang selamat sempat lebih dulu mencapai seberang sungai. Namun, saat melihat Zainunis terseret arus, keduanya berupaya memberikan pertolongan.
“Upaya penyelamatan itu justru membuat dua korban lainnya ikut terseret. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri tidak jauh dari lokasi awal korban hilang,” jelasnya.

Menurut Rijal, kondisi arus sungai saat kejadian memang sangat deras, terutama setelah hujan mengguyur wilayah hulu.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Aceh, Satgas SAR Pidie, Polsek Mane, dan masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian begitu menerima laporan.

Proses pencarian dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai, tim kedua menyisir area tebing dan pinggiran aliran, sementara tim ketiga melakukan pencarian melalui jalur air.
“Kami sudah melakukan penyisiran hingga radius sekitar 3 kilometer dari lokasi korban terseret,” kata Rijal.

Hingga Minggu sore, korban atas nama Zainunis belum berhasil ditemukan. Tim SAR masih terus melanjutkan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus sungai yang masih cukup deras.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan yang dapat meningkatkan debit air secara tiba-tiba.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan diri jika kondisi sungai tidak memungkinkan,” pungkasnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update