Keterangan : Wakil Gubernur Aceh ,Fadhlullah ,SE ,mengikuti sesi wawancara terkait penanganan Bencana Hidrometeologi di Aceh
Gemarnews.com , Banda Aceh — Wakil Gubernur
Aceh, Fadhlullah, menyatakan pemerintah memasuki tahap finalisasi dan eksekusi
anggaran Rp74 triliun dari Bappenas dan pemerintah pusat untuk penanganan awal
pascabencana di sejumlah wilayah Aceh. Hal itu disampaikan dalam konferensi
pers pada kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Ayani Hotel. Kamis (16 / 4 / 2026)
Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi
Informatika dan Persandian Aceh bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)
Aceh dan Universitas Muhammadiyah Jakarta ini mengangkat tema penguatan
ekosistem media pascabencana hidrometeorologi.
Dalam forum tersebut, Fadhlullah mengatakan anggaran
difokuskan pada percepatan pemulihan infrastruktur terdampak. “Saat ini kita sudah
masuk tahap finalisasi dan mulai eksekusi anggaran, terutama untuk sektor
infrastruktur,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekitar 20 jembatan di
beberapa wilayah Aceh masih dalam tahap persiapan pembangunan dan menjadi
prioritas karena penting untuk memulihkan akses antarwilayah.
Perbaikan jalan nasional dan kabupaten juga
mulai dirampungkan guna memperlancar transportasi masyarakat serta mendukung
aktivitas ekonomi dan distribusi bantuan.
Konferensi pers dalam rangka UKW ini
menjadi sarana bagi wartawan memperoleh informasi terkait langkah pemerintah
dalam penanganan pascabencana. Pemerintah berharap proses pemulihan di Aceh
dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Selain menjadi narasumber, kehadiran Wagub
juga menjadi bagian dari proses penilaian dalam UKW, di mana peserta mengajukan
pertanyaan terkait penanganan bencana di Aceh.
Di akhir kegiatan, Fadhlullah menerima
penghargaan dari AMSI Aceh sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya dalam
mendukung pelaksanaan UKW dan penguatan peran media di daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi
antara pemerintah dan insan pers semakin kuat, khususnya dalam menghadapi
tantangan kebencanaan yang terus berulang di Aceh. ( Riza )
