GEMARNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Mahmud Marhaba, menyatakan bahwa PJS kini berada pada tahap yang sangat penting dalam perjalanan organisasi menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers. Hal tersebut disampaikan menyusul terpenuhinya sejumlah persyaratan administrasi dan keorganisasian yang ditetapkan dalam Standar Organisasi Wartawan (SOW) Dewan Pers.Kamis , 18 Juni 2026.
Menurut Mahmud, hingga menjelang pelaksanaan Munas III PJS di Jakarta pada 22–25 Juli 2026, organisasi telah berhasil melampaui sejumlah ambang batas yang dipersyaratkan, baik dari sisi sebaran kepengurusan daerah, jumlah anggota, maupun kompetensi wartawan yang dibuktikan melalui sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Perjuangan menuju konstituen Dewan Pers bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk membangun organisasi pers yang profesional, berintegritas, dan diakui secara nasional. Capaian yang kita raih hari ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota dan pengurus PJS dari Sabang sampai Merauke,” ujar Mahmud dalam keterangannya.
Berdasarkan data organisasi, PJS telah memiliki kepengurusan aktif di lebih dari 50 persen jumlah provinsi di Indonesia, dengan jumlah anggota mencapai ratusan orang serta ratusan anggota yang telah mengantongi sertifikat UKW berbagai jenjang. Capaian tersebut dinilai telah memenuhi ketentuan dasar yang dipersyaratkan dalam proses pendaftaran sebagai konstituen Dewan Pers.
Mahmud menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Ia meminta seluruh anggota dan pengurus daerah untuk terus meningkatkan disiplin organisasi, memperkuat solidaritas, serta melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan dalam proses verifikasi Dewan Pers.
“Perjalanan kita belum selesai. Justru inilah saatnya seluruh keluarga besar PJS memperkuat barisan, menjaga kekompakan, dan meningkatkan kualitas profesi jurnalistik. Pengakuan resmi dari Dewan Pers adalah tujuan yang ingin kita capai bersama demi masa depan organisasi dan profesi wartawan yang lebih bermartabat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Munas III PJS untuk menjadikan forum tersebut sebagai momentum konsolidasi nasional dalam memperkuat profesionalisme, integritas, dan kompetensi insan pers yang tergabung dalam PJS.
“Dengan satu suara, satu tujuan, dan satu perjuangan, saya optimistis PJS mampu melangkah melewati gerbang Dewan Pers. Langkah yang kita lakukan hari ini adalah investasi besar untuk pengakuan organisasi di masa depan,” pungkas Mahmud.
Munas III PJS sendiri dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 22–25 Juli 2026 dan akan dihadiri pengurus serta anggota dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi nasional organisasi menuju status konstituen Dewan Pers. Pungkasnya.