GEMARNEWS.COM, PIDIE JAYA – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah kembali ditunjukkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., yang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIX Dim 0102/Pidie, Ny. Ratih Abdul Hadi, saat menghadiri malam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya ke-19 yang berlangsung meriah di Kompleks Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (14/6/2026) malam.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku UMKM, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya tahun ini mengusung tema “Bangkit Bersyariat dan Pulih Bersama”, yang mencerminkan semangat masyarakat dalam bangkit dari berbagai tantangan, termasuk proses pemulihan pasca bencana banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama sepekan, mulai 10 hingga 16 Juni 2026. Selain menghadirkan hiburan dan pertunjukan seni budaya, kegiatan juga dipadukan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah serta pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa Kodim 0102/Pidie memberikan dukungan penuh terhadap seluruh agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya tersebut. Dukungan diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Stand Bazar UMKM serta pengerahan personel untuk membantu pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Kami mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya ini. Kodim 0102/Pidie siap membantu kelancaran kegiatan, termasuk menggelar stand bazar UMKM serta dukungan personel pengamanan agar masyarakat dapat mengikuti seluruh agenda dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar Dandim.
Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak boleh dimaknai hanya sebagai seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial. Manfaatnya sangat besar, terutama dalam membangkitkan semangat masyarakat Pidie Jaya yang tengah menjalani proses pemulihan pasca bencana. Di sisi lain, kegiatan ini juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM, sekaligus menjadi ruang untuk melestarikan seni dan budaya daerah kepada generasi penerus,” tambahnya.
Dandim juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Pidie Jaya yang memperingati hari jadi ke-19 kabupaten tersebut.
“Hari Jadi ke-19 Pidie Jaya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Pidie Jaya yang lebih maju, religius, dan sejahtera. Selamat memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pidie Jaya. Bangkit Bersyariat dan Pulih Bersama,” ungkapnya.
Pada malam puncak kegiatan, Dandim bersama unsur Forkopimda turut menyerahkan berbagai hadiah kepada para pemenang lomba yang telah digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, rangkaian kegiatan diawali dengan Festival Lomba Islami pada 10–12 Juni 2026 yang melibatkan santri TPA, TPQ, TQA, dan kalangan remaja. Berbagai perlombaan digelar, mulai dari tartil Al-Qur’an, tilawah, azan dan iqamah, hafalan doa harian, hafalan Juz Amma, kaligrafi, hingga lomba menulis ayat Al-Qur’an sebagai upaya membentuk generasi Qurani di Pidie Jaya.
Pemerintah daerah juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal melalui kegiatan UMKM Kerajinan Kreatif yang berlangsung pada 13–14 Juni 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Selain itu, berbagai perlombaan edukatif turut memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pidie Jaya, seperti lomba cerdas cermat, pidato bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, serta berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar dan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pidie Jaya menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, pelaku usaha, tokoh agama, dan masyarakat mampu menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Pungkasnya.