Notification

×

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Gandeng Dinsos dan PKH Edukasi Warga Cegah Stunting

Jumat, 31 Juli 2026 | 20.45 WIB Last Updated 2026-07-31T13:45:24Z


GEMARNEWS.COM,PIDIE – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie terus memperkuat kegiatan nonfisik melalui edukasi kesehatan masyarakat. Bersama Dinas Sosial Kabupaten Pidie dan Tim Program Keluarga Harapan (PKH), Satgas TMMD menggelar sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat di Meunasah Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-129 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, pola asuh, sanitasi, serta perilaku hidup bersih dan sehat.

Sosialisasi diikuti masyarakat Desa Lhok Panah, khususnya ibu hamil, ibu menyusui dan orang tua yang memiliki balita. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai informasi mengenai faktor penyebab stunting serta langkah-langkah yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pemenuhan gizi seimbang, menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan, pemberian asupan bergizi bagi anak, pola asuh yang baik, menjaga kebersihan lingkungan, sanitasi yang layak, serta pentingnya memanfaatkan layanan kesehatan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.

Danramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Kapten Inf Dwi Santosa, selaku koordinator kegiatan sosialisasi pencegahan stunting sasaran nonfisik TMMD ke-129, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia. Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Kapten Inf Dwi Santosa.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Karena itu, peningkatan pemahaman keluarga mengenai kesehatan dan gizi anak menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya generasi yang berkualitas.

“Pencegahan stunting membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama. TNI, pemerintah, kader, keluarga dan masyarakat harus saling mendukung agar anak-anak kita dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tambahnya.

Koordinator PKH Pidie Paparkan Peran Keluarga

Sementara itu, Koordinator Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pidie, Nasruddin, yang turut menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut, memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting.

Dalam paparannya, Nasruddin menjelaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan paling penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, orang tua harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kebutuhan gizi, kesehatan, kebersihan, pola asuh dan pemantauan perkembangan anak.

“Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan makanan bergizi, pola asuh yang baik, lingkungan yang bersih serta akses terhadap layanan kesehatan,” jelas Nasruddin.

Ia menekankan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pola asuh, kebersihan lingkungan, sanitasi, kesehatan ibu dan anak serta akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan.

Karena itu, Nasruddin mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sampai anak mengalami gangguan pertumbuhan. Pemantauan tumbuh kembang anak perlu dilakukan secara rutin sehingga apabila ditemukan permasalahan, dapat segera dikonsultasikan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

“Yang paling penting adalah bagaimana pengetahuan yang diperoleh dalam sosialisasi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar dipraktikkan oleh keluarga,” katanya.

Ia juga mengingatkan keluarga penerima manfaat PKH agar memanfaatkan program dan layanan yang tersedia secara tepat serta memperhatikan kesehatan dan pendidikan anak sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

TMMD Bangun Fisik dan Sumber Daya Manusia

Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

Selain membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas masyarakat, Satgas TMMD juga menghadirkan kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat hingga peningkatan kesadaran keluarga.

Kolaborasi dengan Dinas Sosial dan Tim PKH Kabupaten Pidie menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat kegiatan TMMD. Kehadiran tenaga dan pemateri yang memahami kondisi sosial masyarakat diharapkan mampu membuat pesan pencegahan stunting lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Bagi masyarakat Desa Lhok Panah, sosialisasi tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan secara langsung mengenai langkah sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga guna mendukung pertumbuhan anak.

Upaya pencegahan stunting juga membutuhkan kesinambungan setelah kegiatan TMMD selesai. Karena itu, kesadaran keluarga dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar edukasi yang diberikan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sinergi antara Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Dinas Sosial Kabupaten Pidie dan Tim PKH, diharapkan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya tentang membangun jalan, rumah maupun fasilitas umum, tetapi juga membangun kualitas manusia yang menjadi bagian penting dari masa depan daerah.

Dengan keluarga yang semakin sadar terhadap pentingnya gizi, kesehatan, sanitasi dan pola asuh, diharapkan anak-anak di Desa Lhok Panah dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie hadir membangun bukan hanya infrastruktur desa, tetapi juga membangun kesadaran dan kualitas sumber daya manusia demi mewujudkan generasi Pidie yang sehat, cerdas, produktif dan berdaya saing,pungkasnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update