Notification

×

Cambiacraft Hadir di APKASI 2026, Bawa Inovasi Sandal Lidi Sawit dan Produk Kreatif Bahan Alam

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16.38 WIB Last Updated 2026-08-29T09:38:12Z


 

GEMARNEWS.COM, TANGERANG - Cambiacraft turut ambil bagian dalam APKASI Otonomi Expo 2026 yang berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Dalam kegiatan ini, Cambiacraft hadir dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan membawa sejumlah produk unggulan berbasis bahan alam Indonesia.



Produk yang diperkenalkan antara lain Cambia Lidiara atau Sandal Lidi Cambia, Cambia Arka atau Peci Lidi Cambia, Cambia Bucket Hat, serta Cambia Luminara. Sabtu (29/8/2026)



Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah Cambia Lidiara, sandal berbahan lidi yang dikembangkan Cambiacraft sejak akhir 2019 dan mulai diperkenalkan kepada masyarakat pada 2020. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari kiprah Cambiacraft sebagai pelopor sandal lidi sawit di Indonesia sejak 2019.


foto: ist Cambiacraft


Cambia Lidiara memanfaatkan lidi yang dikerjakan secara manual dan dipadukan dengan kain bermotif batik atau etnik. Inovasi ini menjadi contoh pemanfaatan material hasil samping perkebunan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai fungsi dan ekonomi.



Momen menarik dalam APKASI 2026 adalah kunjungan Bupati Deli Serdang ke booth Cambiacraft. Kunjungan tersebut memiliki makna tersendiri karena Deli Serdang merupakan bagian penting dari perjalanan awal Cambiacraft.



Dalam kesempatan tersebut, Bupati Deli Serdang menyampaikan harapan agar ke depan dapat dilakukan pelatihan pembuatan sandal lidi bagi pelaku UMKM lainnya, sehingga keterampilan dan inovasi tersebut dapat dikembangkan lebih luas dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.



Selain sandal lidi, Cambiacraft juga membawa Cambia Arka, peci berbahan lidi sawit, Cambia Bucket Hat berbahan sabut kelapa, serta Cambia Luminara, lampu hias berbahan lidi.



Melalui keikutsertaan di APKASI 2026, Cambiacraft terus mendorong pemanfaatan bahan alam dan hasil samping perkebunan menjadi produk kreatif bernilai tambah sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pemberdayaan UMKM.



Dari lidi sawit menjadi sandal, dari inovasi menjadi peluang usaha bagi Indonesia. (*)

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update