GEMARNEWS.COM,MEUREUDU — Pemulihan pascarekonstruksi di Kabupaten Pidie Jaya terus dikawal. Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) bersama jajaran Polres Pidie Jaya turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi tambak ikan di kawasan Pante Manohara, Kota Meureudu, Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor ekonomi masyarakat yang menjadi salah satu penopang kehidupan warga.
Tim gabungan melihat secara langsung kondisi tambak sekaligus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas perikanan di kawasan tersebut.
Monitoring lapangan dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi pascarekonstruksi serta berbagai hal yang berkaitan dengan keberlanjutan aktivitas tambak ikan.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut mengikuti kegiatan tersebut. Di antaranya Staff Ahli Kementerian Dalam Negeri Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd.; Laksamana TNI Mayjen Nouldy Tangka, S.A.P., M.Tr.Opsla., CHRMP.; Teknisi Jibom Madya TK III Kombes Pol Suwinto, S.H., S.I.K.; Dr. Muhammad Tiggy Rhezandy, S.Sos., M.M. dari Kementan; Alfiana Nur Az Zahra, S.Hub.Int dari Kemendikdasmen; Agung Dwi H., S.T., M.S.F., CEH, CHFI, CSCU, CPRM, CPGRC selaku Tenaga Ahli Satgas PRR; serta Tengku Syifa Azzhara, A.Md. dari BNPB.
Hadir pula Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Syibral Malaysi, MA, S.Sos.; Ketua DPRK Pidie Jaya A. Kadir Jailani; Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H.; Dandim 0102 Pidie yang diwakili Pabungdim 0102 Pidie/Pidie Jaya Mayor Ruslan; Kepala BPS Kabupaten Pidie Jaya Khairul Andri Lubis, S.ST., M.Si.; Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH.; para Asisten Setdakab Pidie Jaya serta kepala dinas/SKPK terkait.
Dari jajaran Polres Pidie Jaya turut hadir Kabagops Kompol Chairil Anshar, S.Sos., S.H., M.H.; Kasat Intelkam AKP Rusdiono, S.Sos., M.Si.; Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, S.Pd.I.; Kapolsek Meurah Dua Ipda Andika Darmawan, S.E.; personel Polres Pidie Jaya, personel Polsek Meureudu dan Polsek Meurah Dua.
Rombongan Satgas PRR dan insan pers juga turut mengikuti kegiatan monitoring tersebut.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Pidie Jaya.
Bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan, kondisi tambak memiliki arti penting bagi keberlangsungan ekonomi keluarga. Karena itu, pemantauan terhadap kawasan tambak menjadi salah satu bagian dari upaya memastikan pemulihan pascarekonstruksi memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Polres Pidie Jaya turut mendukung kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dengan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Monitoring lapangan juga menjadi ruang bagi pemerintah dan unsur terkait untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta berbagai kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian dalam proses pemulihan.
Pemulihan pascarekonstruksi pada akhirnya tidak hanya diukur dari berdirinya kembali bangunan atau infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi secara normal.
Dari fasilitas pendidikan hingga tambak ikan, proses pemulihan di Pidie Jaya terus dikawal bersama.
Satgas PRR bergerak, pemerintah turun langsung, dan kepolisian ikut mengawal. Pesannya jelas: pascarekonstruksi harus benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.