Notification

×

DPD Ampehra Dorong Satgas PRR Aceh II Percepat Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir di Aceh Timur

Selasa, 29 September 2026 | 00.40 WIB Last Updated 2026-09-28T17:40:28Z

Aceh Timur, — Ketua DPD Ampehra Aceh Timur, Saiful Raja, berharap Tim Satgas PRR Aceh II di wilayah Aceh Timur dapat mempercepat progres pembangunan infrastruktur pengendalian banjir. Langkah tersebut penting sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir yang sewaktu-waktu dapat kembali terjadi.Selasa (28/9/2026).


Menurut Saiful Raja, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir harus dilakukan secara terencana dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Beberapa infrastruktur yang perlu menjadi perhatian antara lain tanggul banjir, normalisasi sungai, drainase perkotaan, kolam retensi, pintu air, pompa banjir, saluran pengendali, serta perkuatan tebing sungai.


“Ini penting untuk mengantisipasi banjir yang akan datang. Kita sama-sama mengetahui bahwa kawasan resapan air semakin hari semakin berkurang, sehingga penyebab dan faktor yang memicu terjadinya banjir harus menjadi perhatian bersama,” ujar Saiful Raja.


Selain pembangunan infrastruktur utama, DPD Ampehra juga mendorong agar saluran drainase di kawasan perkotaan Aceh Timur diinventarisasi secara menyeluruh. Inventarisasi diperlukan untuk mengetahui kondisi, kapasitas, titik penyumbatan, serta saluran yang sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.


“Saluran di kawasan perkotaan perlu diinventarisasi. Jika terdapat saluran yang kapasitasnya tidak memadai, perlu dilakukan peningkatan atau penataan kembali agar tidak meluap dan menimbulkan genangan,” tambahnya.


Saiful Raja juga menilai pembangunan kolam retensi dan detensi, embung, sumur resapan, serta ruang terbuka hijau dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi limpasan air, terutama di kawasan yang mengalami perubahan tata guna lahan dan berkurangnya daerah resapan.


DPD Ampehra berharap pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tidak hanya berorientasi pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga diperkuat melalui langkah preventif, mitigasi, dan perencanaan jangka panjang, sehingga risiko banjir di Aceh Timur dapat diminimalkan.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update