Notification

×

DPRK Sabang Konsultasi ke Pidie, Pelajari PPK-BLUD untuk Tingkatkan Layanan Puskesmas

Sabtu, 05 September 2026 | 18.06 WIB Last Updated 2026-09-05T11:07:09Z


GEMARNEWS.COM, SIGLI — Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang melakukan konsultasi ke Pemerintah Kabupaten Pidie terkait penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) pada Puskesmas.

Kegiatan konsultasi tersebut berlangsung di Aula I Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, Kamis (3/9/2026), sebagai bagian dari upaya DPRK Sabang menggali informasi dan pengalaman daerah lain dalam mengelola fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama melalui pola PPK-BLUD.

Delegasi DPRK Sabang terdiri dari Ketua Komisi IV Muhammad Ridwan, S.T., Wakil Ketua Armadi, serta anggota Wahyu Ramadhan dan Samsul Bahri.

Rombongan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, dr. Muhammad Dwi Wijaya, bersama jajaran terkait.

Konsultasi dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai proses penerapan PPK-BLUD, tata kelola keuangan, fleksibilitas pengelolaan anggaran, hingga berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi Puskesmas dalam menjalankan pola tersebut.

Informasi dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan DPRK Sabang dalam mendukung percepatan penerapan PPK-BLUD pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kota Sabang.

Kadinkes Pidie: PPK-BLUD Dorong Mutu Pelayanan

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pidie, dr. Muhammad Dwi Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan pola PPK-BLUD pada sejumlah Puskesmas di Kabupaten Pidie.

Ia juga berbagi pengalaman mengenai tata kelola dan manfaat penerapan pola tersebut dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Melalui pola PPK-BLUD, Puskesmas diberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan sehingga dapat lebih cepat dan responsif dalam memberikan pelayanan. Tujuannya jelas, untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar dr. Muhammad Dwi Wijaya.

Menurutnya, fleksibilitas tersebut perlu diiringi dengan tata kelola yang baik agar pengelolaan keuangan tetap berjalan sesuai prinsip pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penerapan PPK-BLUD tidak hanya ditentukan oleh sistem pengelolaan keuangan, tetapi juga membutuhkan komitmen sumber daya manusia kesehatan.

“Dinkes Pidie terus berkomitmen mendorong tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sabang dan Pidie Bertukar Pengalaman

Konsultasi tersebut menjadi momentum bagi kedua daerah untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam meningkatkan tata kelola fasilitas pelayanan kesehatan.

Bagi DPRK Sabang, pengalaman Kabupaten Pidie dapat menjadi referensi dalam mendorong penerapan PPK-BLUD yang sesuai dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam meningkatkan fleksibilitas pengelolaan Puskesmas tanpa mengabaikan aspek transparansi dan akuntabilitas.

Sementara bagi Kabupaten Pidie, kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat hubungan dan kolaborasi antarpemerintah daerah dalam bidang pelayanan kesehatan.

Dengan adanya pertukaran pengetahuan tersebut, penerapan PPK-BLUD di Kota Sabang diharapkan dapat dipersiapkan secara matang dan berjalan efektif, transparan serta akuntabel.

Pada akhirnya, pola pengelolaan tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Kegiatan konsultasi ditutup dengan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan berbagi pengalaman antardaerah dalam mewujudkan tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update