GEMARNEWS.COM, SIGLI — Pemerintah Kabupaten Pidie akan menggelar berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Uroe Lahe Pidie ke-515 yang puncaknya berlangsung pada 19 September 2026.
Berbagai kegiatan telah disiapkan dan dipusatkan di Pidie Convention Center (PCC) Sigli mulai 16 hingga 19 September 2026. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pameran pembangunan dan Expo UMKM, pertunjukan serta anugerah seni dan budaya, hingga Khanduri Raya.
Selain berbagai agenda tersebut, Pemkab Pidie juga akan menggelar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW sekaligus santunan bagi anak yatim dan piatu.
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Pidie yang juga Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Pidie, drh. H. Fazli, M.Si., menyampaikan hal tersebut kepada awak media, Jumat (4/9/2026) pagi.
Menurut Fazli, pelaksanaan Maulid Akbar akan menjadi bagian dari puncak peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 dan dilaksanakan bersamaan dengan Khanduri Raya pada 19 September 2026.
“Dari hasil rapat persiapan maulid di Oproom Setdakab Pidie pada Kamis kemarin, yang dipimpin oleh Sekda Bapak Samsul Azhar, diarahkan agar seluruh SKPK mengambil peran aktif untuk menyukseskan Maulid Akbar pada Uroe Lahe Pidie ke-515,” ujar H. Fazli.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Maulid Akbar tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah agar kegiatan keagamaan tersebut menjadi satu kesatuan dengan Khanduri Raya sebagai puncak rangkaian peringatan Uroe Lahe Pidie.
“Untuk suksesnya kegiatan ini, sesuai arahan Bupati H. Sarjani Abdullah, Maulid Akbar akan dilaksanakan berbarengan dengan Khanduri Raya Uroe Lahe Pidie ke-515 pada puncak rangkaian acara, yaitu tanggal 19 September 2026,” jelasnya.
4.680 Bungkus Nasi Disiapkan
Untuk mendukung pelaksanaan Khanduri Raya dan Maulid Akbar, panitia telah menyiapkan sebanyak 4.680 bungkus nasi.
Menurut H. Fazli, konsumsi tersebut merupakan hasil sedekah dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, SKPK, BUMN/BUMD, instansi vertikal di Kabupaten Pidie, lembaga keistimewaan Aceh hingga para dermawan lainnya.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan semangat gotong royong dalam menyukseskan peringatan Uroe Lahe Pidie sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat.
1.000 Anak Yatim Dapat Santunan Rp1 Juta
Tidak hanya khanduri dan kegiatan keagamaan, Pemkab Pidie juga memberikan perhatian khusus kepada anak yatim dan piatu.
Sebanyak 1.000 anak yatim/piatu yang berasal dari 23 kecamatan di Kabupaten Pidie akan menerima santunan.
Masing-masing anak akan mendapatkan santunan sebesar Rp1 juta yang bersumber dari Baitul Mal Kabupaten Pidie.
“Selain itu, nantinya 1.000 anak yatim/piatu dari 23 kecamatan akan mendapatkan santunan, masing-masing Rp1 juta, yang dananya berasal dari Baitul Mal Kabupaten Pidie,” ungkap Kepala DSI Kabupaten Pidie tersebut.
Diawali Zikir, Shalawat dan Barzanji
Rangkaian Maulid Akbar pada momentum Uroe Lahe Pidie ke-515 akan diawali dengan kegiatan zikir, shalawat dan pembacaan Barzanji.
Menurut H. Fazli, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan sejarah dan budaya daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat.
“Ini menjadi momentum dalam memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat tali silaturahmi di dalam masyarakat,” ucapnya.
Rapat persiapan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, para staf ahli, asisten, kepala SKPK, pimpinan instansi vertikal, ketua lembaga keistimewaan Aceh, kepala bagian, para camat serta unsur terkait lainnya.
Pemkab Pidie berharap seluruh rangkaian Uroe Lahe Pidie ke-515 dapat berjalan lancar dan menjadi momentum kebersamaan masyarakat dalam merayakan sejarah, budaya serta nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Pidie. tuturnya.