Notification

×

Penegerian Al-Hilal Sigli Makin Dekat, IAIN Ar-Raniry Kirim 6 Lektor Kepala dan 2 Pustakawan Digital

Sabtu, 05 September 2026 | 18.04 WIB Last Updated 2026-09-05T11:04:40Z

GEMARNEWS. COM, SIGLI — Langkah menuju penegerian Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli semakin menunjukkan perkembangan positif. Dukungan penguatan sumber daya manusia dan akses akademik dari IAIN Ar-Raniry Banda Aceh menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan persyaratan alih bentuk dan alih status perguruan tinggi tersebut.

Perkembangan itu terungkap dalam konsultasi Tim Fasilitasi Penegerian Al-Hilal Sigli dengan Prof. Mujiburrahman, Rektor IAIN Ar-Raniry sekaligus Ketua Kopertais Wilayah V Aceh, Jumat (4/9/2026).

Konsultasi tersebut dipandu Dr. Bustami Abu Bakar, M.Hum., yang hadir dalam kapasitas sebagai Sekretaris Kopertais sekaligus Ketua Tim Pengarah Eksternal Penegerian Al-Hilal Sigli.

Pertemuan membahas pemenuhan sejumlah kebutuhan penting dalam proses penegerian, khususnya terkait tenaga dosen dengan kualifikasi Lektor Kepala, tenaga kependidikan bidang kepustakaan digital, serta akses terhadap jurnal ilmiah terakreditasi.

IAIN Ar-Raniry Siapkan 6 Dosen Lektor Kepala

Ketua Tim Fasilitasi Penegerian PTI Al-Hilal Sigli, Dr. H. Nadhar Putra, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan jajaran pimpinan IAIN Ar-Raniry.

Ia mengatakan, seluruh permohonan yang diajukan tim fasilitasi mendapat respons positif.

«“Alhamdulillah, permohonan kita semuanya dipenuhi oleh Bapak Rektor. Insya Allah Senin dipastikan tim sudah menerima tambahan enam nama dosen dengan kualifikasi Lektor Kepala dan dua nama Pustakawan Digital yang akan diperbantukan ke Al-Hilal,” ujar Dr. Nadhar.»

Menurutnya, tambahan tenaga akademik tersebut diharapkan dapat membantu Al-Hilal dalam memenuhi persyaratan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam proses alih bentuk dan alih status menjadi perguruan tinggi negeri.

Akses Jurnal Terakreditasi Turut Dibuka

Dukungan IAIN Ar-Raniry tidak hanya berupa penguatan sumber daya manusia. Tim fasilitasi juga memperoleh dukungan berupa akses terhadap jurnal ilmiah terakreditasi yang dimiliki IAIN Ar-Raniry.

«“Pak Rektor juga memfasilitasi jurnal terakreditasi UIN Ar-Raniry untuk kita akses, kita cetak dan masukkan ke repository Al-Hilal,” jelas Nadhar.»

Ia menegaskan, seluruh dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi persyaratan Alih Bentuk dan Alih Status PTI Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 13 Tahun 2024.

Dokumen Penegerian Capai 80 Persen

Di sisi lain, Tim Fasilitasi Penegerian Al-Hilal Sigli saat ini terus menuntaskan sejumlah dokumen utama yang menjadi persyaratan proses penegerian.

Dua dokumen utama yang sedang difokuskan adalah Dokumen Studi Kelayakan dan Dokumen Proposal.

Dokumen Studi Kelayakan memuat pemetaan kondisi eksisting Al-Hilal dalam memenuhi berbagai persyaratan penegerian, mulai dari kesiapan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, sarana dan prasarana ruang kuliah, lahan kampus, ruang dosen, perkantoran, perpustakaan, laboratorium, aula hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Analisis dalam dokumen tersebut dilakukan dengan menggunakan metode SWOT, sehingga dapat diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan dalam proses transformasi Al-Hilal menjadi perguruan tinggi negeri.

Sementara itu, Dokumen Proposal memuat analisis dan pertimbangan terkait alih bentuk serta alih status. Proposal tersebut dilengkapi dengan lima dokumen strategis, yakni:

1. Rencana Induk Pengembangan (RIP) IAIN Al-Hilal Sigli 2027–2046
2. Rencana Strategis IAIN Al-Hilal Sigli 2027–2031
3. Statuta IAIN Al-Hilal Sigli
4. Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) IAIN Al-Hilal Sigli
5. Dokumen Serah Terima Aset dari Yayasan Al-Hilal Sigli kepada Pemerintah RI cq. Menteri Agama, termasuk skema serah terima tenaga dosen dan tenaga kependidikan.

«“Banyak sekali dokumen yang mesti kita penuhi, saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen,” tegas Dr. Nadhar.»

Optimistis Jadi Kampus Negeri Pertama di Pidie

Dalam konsultasi tersebut, Rektor IAIN Ar-Raniry turut didampingi Wakil Rektor III, Kepala LPM, Kepala Biro Administrasi Umum serta Kabag Personalia IAIN Ar-Raniry.

Tim Fasilitasi Penegerian Al-Hilal Sigli optimistis dukungan tersebut akan semakin mempercepat proses pemenuhan berbagai persyaratan penegerian.

Dengan tambahan enam dosen berkualifikasi Lektor Kepala, dua tenaga kependidikan bidang Pustakawan Digital, dukungan akses jurnal terakreditasi serta penyelesaian dokumen yang kini mencapai sekitar 80 persen, proses menuju berdirinya IAIN Al-Hilal Sigli dinilai semakin dekat.

Jika seluruh tahapan dan persyaratan dapat dipenuhi serta mendapat persetujuan sesuai mekanisme pemerintah, Al-Hilal Sigli diharapkan dapat menjadi perguruan tinggi Islam negeri pertama di Kabupaten Pidie, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan tinggi berkualitas di daerah. tuturnya. 

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update