GEMARNEWS.COM,PIDIE — Partai Kesatuan Sukma (PARKES) sukses memenangkan Pesta Demokrasi Siswa Sekolah Sukma Bangsa Pidie. Pasangan calon nomor urut 3 yang mengusung M. Naufal Aruli sebagai Ketua OSIS, Abidal Alqarani sebagai Wakil Ketua I, dan Della sebagai Wakil Ketua II berhasil meraih 270 suara atau 60,95 persen dari total 443 suara sah dalam pemilihan pengurus OSIS periode 2026–2027.
Pemilihan yang berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, tersebut menjadi momentum pembelajaran demokrasi bagi para siswa. Rangkaian kegiatan meliputi debat kandidat, pemungutan suara, hingga penghitungan suara yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menjalankan proses demokrasi di lingkungan sekolah.
Kemenangan PARKES mengungguli dua partai siswa lainnya yang turut berkompetisi. Partai Aksi Pelajar (PAP) memperoleh 98 suara atau 22,12 persen, sedangkan Partai Kemitraan Rasional Sukma (KRISS) meraih 75 suara atau 16,93 persen.
Dengan hasil tersebut, pasangan calon nomor urut 3 ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Sekolah Sukma Bangsa Pidie periode 2026–2027.
Pendidikan Demokrasi Dimulai dari Sekolah
Pesta Demokrasi Siswa ini dirancang bukan sekadar untuk memilih pemimpin organisasi, melainkan juga membangun pemahaman siswa mengenai proses demokrasi yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab.
Untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan, sekolah membentuk Komisi Pemilihan OSIS (KPO) yang bertugas mengelola tahapan pemilihan, mulai dari persiapan hingga pemungutan suara. KPO dipimpin oleh Tiara dari kalangan siswa.
Mekanisme penyelenggaraan tersebut mengadaptasi fungsi Komisi Independen Pemilihan (KIP) dalam pemilu di Aceh. Sementara itu, guru menjalankan fungsi pengawasan yang mengadaptasi peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), guna memastikan setiap tahapan berlangsung tertib, adil, dan sesuai ketentuan yang telah disepakati.
Melalui pembagian peran tersebut, siswa memperoleh kesempatan untuk belajar tentang tata kelola pemilihan, penyampaian gagasan, kampanye, pengawasan, hingga penggunaan hak pilih secara bertanggung jawab.
Pembina OSIS Sekolah Sukma Bangsa Pidie, Muhammad Syawal, mengaku bangga melihat antusiasme siswa dalam mengikuti proses demokrasi di sekolah.
“Sebagai pembina OSIS, saya merasa senang dan bangga melihat antusiasme siswa dalam menjalankan proses demokrasi. Sejak tiga tahun terakhir, kami di Sukma mulai memperkenalkan sistem partai siswa agar mereka mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana proses demokrasi berlangsung, mulai dari pembentukan partai, penyampaian gagasan, kampanye, hingga pemungutan suara,” ungkap Muhammad Syawal.
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk pemahaman siswa bahwa demokrasi tidak hanya sebatas memilih pemimpin, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab, penghormatan terhadap perbedaan pilihan, kepatuhan pada aturan, serta kesediaan menerima hasil pemilihan.
Berlanjut hingga Pelantikan Pengurus OSIS
Pesta Demokrasi Siswa Sekolah Sukma Bangsa Pidie juga mencakup proses rekrutmen anggota OSIS periode 2026–2027. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas sekaligus menumbuhkan kemampuan berorganisasi dan jiwa kepemimpinan siswa.
Tahapan kegiatan dimulai pada 9 Oktober 2026 melalui pengembalian formulir dan pengambilan nomor urut kandidat. Selanjutnya, kampanye, penyusunan visi dan misi, serta pendaftaran calon anggota OSIS berlangsung pada 12–16 Oktober 2026.
Pada 20 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan debat kandidat, pemungutan suara, dan penghitungan suara. Seleksi calon anggota OSIS tahap pertama berlangsung pada 21–23 Oktober 2026, sedangkan tahap kedua dilaksanakan pada 26–29 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada 31 Oktober 2026 melalui serah terima jabatan (sertijab) dan penetapan kepengurusan OSIS periode 2026–2027.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Sukma Bangsa Pidie berupaya menghadirkan pendidikan demokrasi yang tidak hanya dipelajari secara teoretis, tetapi juga dipraktikkan secara langsung. Siswa didorong untuk berkompetisi secara sehat, berani menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan, serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan bersama.
Kemenangan PARKES dengan perolehan 60,95 persen suara menjadi bagian dari proses pembelajaran tersebut. Lebih dari sekadar hasil pemilihan, Pesta Demokrasi Siswa diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, partisipatif, dan siap memimpin dengan penuh tanggung jawab.