Notification

×

Iklan

Iklan

Positif Covid-19 Meningkat, RSUTP Abdya Resmikan Ruang Isolasi Khusus

Kamis, 13 Agustus 2020 | 21.10 WIB Last Updated 2020-08-13T14:13:03Z
Dok.Foto, Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meresmikan ruang penere untuk merawat pasien Covid-19, Kamis (13/8/2020)

GEMARNEWS.COM - BLANGPIDIE, Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meresmikan ruang penere untuk merawat pasien Covid-19, Kamis (13/8/2020).

Sebelumnya RSUTP juga sudah menyiapkan ruang isolasi dengan kapasitas 3 bed dengan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Abdya senilai Rp1 miliar lebih yang terletak di sebelah kiri rumah sakit.

Namun karena melonjaknya penambahan kasus positif Covid-19 di Abdya, maka perlu ruangan tambahan untuk di siapkan menampung para pasien yang memerlukan  perawatan secara khusus, atau lebih dikenal dengan istilah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Abdya selaku juru bicara Gugus Tugas Covid-19, Safliati, SST, MKes, menyampaikan bahwa pembangunan ruangan untuk perawatan isolasi pasien positif Corona di RSUTP untuk 1 ruangan memiliki kapasitas 50 bed. Namun yang ada saat ini tersedia hanya 40 bed, sedangkan untuk ruangan Penere disiapkan 25 bed.

"Hari ini kita resmikan ruangan yang disiapkan untuk isolasi pasien positif Corona tentunya harus sesuai dengan Standar pelayanan minimal (SPM) agar pasien bisa dirawat dengan baik, ruangan Penere saat ini memiliki 25 bed," kata Safliati kepada Gemarnews.com.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini juga sudah disiapkan rumah karantina yang sedang dalam tahap pembangunan 70 % dan insyaallah akan segera diresmikan juga jika sudah siap nantinya.

Kabid penunjang RSUTP, Sukardi, SKM menjelaskan bahwa saat ini sarana dan prasana di RSUTP sudah memadai meskipun belum terlalu maksimal namun sudah bisa memberikan pelayanan dengan baik, dan tentunya pihak RSUTP Siap menampung pasien positif Corona jika memang diperlukan.

"Saat ini masih ada pasien yang positif Corona di rawat di ruang isolasi sebanyak 3 orang, 1 orang adalah pasien lama dengan swab positif dan 2 orang pasien PDP dengan Rapid reaktif," pungkas Sukardi.

Liputan : Yasri G
Editor : TR
×
Berita Terbaru Update