Notification

×

Iklan

Iklan

Mengenang 16 Tahun Tsunami Aceh, Warga Aceh di Solo Raya Adakan Zikir dan Doa Bersama

Minggu, 27 Desember 2020 | 11.56 WIB Last Updated 2020-12-27T04:56:27Z

Gemarnews.com, Solo - Dalam rangka memperingati dan mengenang bencana Tsunami Aceh 26 Desember 2004,  masyarakat Aceh  yang berdomisili di Solo Raya melakukan zikir dan berdoa bersama dikediaman salah satu sesepuh Aceh Syarief Tarmizi di Desa Sranggahan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo.

Doa dan zikir bersama tersebut dipimpin oleh Ustad Arief Fauzi, LC., MA Sabtu (26/12) setelah sebelumnya melaksanakan shalat Isya berjamaah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut masyarakat Aceh dari berbagai unsur elemen diantaranya Mahasiswa, ibu - ibu dan juga tokoh masyarakat Aceh, Razali Ismail Ubit,  Wellizar dan M. Jamal yang merupakan pedagang  Mie Aceh yang sukses di Kota Solo.

Salah seorang tokoh Masyarakat Aceh yang juga Ketua Yayasan Masyarakat Aceh - Surakarta yang ikut hadir pada kegiatan ini, H. Adi Fa menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang melakukan zikir dan doa bersama untuk mengenang 16 tahun Tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

"InsyaAllah, zikir dan doa bersama memperingati Gempa dan Tsunami Aceh akan terus dilaksanakan," tambahnya.

Adi Fa menjelaskan, peringatan tersebut guna mengenang dan mengingatkan generasi muda tentang dahsyatnya bencana Gempa dan Tsunami Aceh, serta sebagai penghormatan dalam mengenang para syuhada Tsunami yang terjadi di Nanggroe Aceh 16 tahun yang lalu.

Adi Fa juga menyingung dan berharap kepedulian Pemerintah Aceh kepada masyarakat Aceh yang kini berdiaspora di Solo Raya seperti halnya ditempat lain, dengan harapan untuk kedepan acara seperti ini dapat dilaksanakan di meunasah  atau sekretariat masyarakat resmi, tidak lagi dirumah - rumah pribadi.

Sementara itu Ustad Arief dalam tausiyahnya mengatakan,  mengenang Tsunami menjadi hal yang berharga untuk dijadikan sebagai intropeksi diri dan menjadi pedoman di masa yang datang, serta meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. 

"Jadikanlah setiap musibah itu adalah pelajaran bagi kita untuk mengambil hikmah agar kita selalu menjadi pribadi yang bertaqwa dan berusaha selalu mendekat diri kepada Allah SWT," ujarnya. (R)
×
Berita Terbaru Update