Notification

×

Sebagai Bentuk Transparan dan Edukasi Public Sppg Matang Pinueng Terima Kunjungan Wartawan,Kami Susah Kepala Dapur Tidak Pernah Hadir

Selasa, 03 Maret 2026 | 16.28 WIB Last Updated 2026-03-03T09:28:42Z

Aceh Timur – Sejumlah wartawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional yang berlokasi di Desa Matang Pineung, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, tepatnya di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh.Senin (2/3)


SPPG tersebut dikelola oleh Yayasan Membangun Mitra Mandiri Bersama dan memiliki sekitar 47 karyawan yang bekerja dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).


Dalam kunjungan tersebut, wartawan tidak hanya bersilaturahmi dan Audensi tetapi juga melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas dapur serta pelaksanaan kegiatan harian. Dari hasil pengecekan di lapangan, diperoleh informasi bahwa kepala dapur SPPG disebut-sebut jarang masuk kerja hampir satu bulan terakhir.


Kondisi tersebut diduga menimbulkan keresahan di kalangan pekerja dapur. Beberapa karyawan mengaku bingung harus mengadu ke mana terkait persoalan internal yang terjadi di tempat mereka bekerja.


“Kami hanya ingin ada kejelasan dan pengawasan. Kalau ada masalah seperti ini, kami harus mengadu ke siapa?” ungkap salah satu staf dapur.


"Kami seperti anak yang kehilangan Orang tua, pernah kita menghubungi kepala dapur tersebut namun nomor telepon tidak pernah aktif terdengar kabar beliau sakit sehingga kita mengunjungi kepala dapur tersebut, namun yang anehnya jika kepala dapur tersebut sakit kenapa tidak menunjukkan surat keterangan dari dokter.


"Kami meminta kepada yayasan untuk segera mengevaluasi atau mengganti kepala dapur tersebut yang bernama Rahmah Yanti agar kami bisa terarah dalam berkerja bagian dapur.


Tim wartawan kemudian melakukan pengecekan langsung ke dapur MBG Matang Pineung guna memastikan kondisi sebenarnya. Dari pantauan di lokasi, aktivitas dapur tetap berjalan, namun persoalan kepemimpinan dinilai perlu mendapat perhatian serius agar tidak berdampak pada pelayanan dan kualitas program pemenuhan gizi.


Terkait hal tersebut, wartawan meminta kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Aceh Timur dan Yayasan Membangun Mitra Mandiri Bersama untuk segera melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kinerja karyawan maupun manajemen di SPPG tersebut. Evaluasi dinilai penting agar program strategis nasional seperti MBG dapat berjalan optimal, transparan, dan profesional.


Program pemenuhan gizi merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sehingga pengelolaannya diharapkan berjalan dengan baik tanpa menimbulkan polemik internal yang merugikan para pekerja maupun penerima manfaat.


Sementara salah satu SPPG mengatakan bahwa Pertemuan dengan berbagai pihak, termasuk media dan aliansi masyarakat, bertujuan untuk membahas isu-isu seperti kualitas menu, kebersihan dapur, dan transparansi distribusi.

Pentingnya Transparansi 


Audiensi ini merupakan bagian dari upaya BGN dalam menjaga transparansi, di mana SPPG didorong untuk terbuka terhadap pengawasan publik.ujarnya.Selasa (3/3/2026).


Masih lanjutnya juga mengatakan ucapan terimakasih banyak atas kunjungan dari rekan-rekan pers kritik dan saran kita terima jika pun ada kendala kita berharap adanya komunikasi dan kordinasi agar tidak terjadi miskomunikasi.pungkasnya.


Saat media ini mengkonfirmasi kepala dapur Rahma Yanti melalui pesan WhatsApp +62 851-3395-XXXX tidak dibalas dan telpon WhatsApp juga tidak aktif sehingga berita ini ditayangkan jika nantinya ada tanggapan dari kepala dapur (SPPI) tersebut maka media ini akan menayangkan berita tanggapan tersebut.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update