Notification

×

Iklan

APDESI Mutiara Timur Kembali Gelar Silaturrahmi, Syukuran dan Diskusi Santai

Rabu, 02 Februari 2022 | 19.36 WIB Last Updated 2022-02-02T16:37:00Z
Dok.foto : Pengurus DPK Apdesi Mutiara Timur usai acara Silaturahmi dan Diskusi Dpk Apdesi Mutiara Timur Ke.2 di Blang Bubue , Bengga , Kecamatan Tangse .


GEMARNEWS.COM , PIDIE - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Kecamatan Mutiara Timur, kembali menggelar syukuran, silahturrahmi dan diskusi santai II di awal tahun dengan mengusung tema “Dari Mutiara Timur Untuk Kita Semua” dengan memilih tempat di Ie Suuem, Desa Blang Bubue Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie 02-02-2022.

Kegiatan tahunan ini ikut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan narasumber, seperti Rafly Kande Anggota DPR-RI, Tgk. Anwar Husen dan Kartini dari Anggota DPR Aceh, Ibrahim CIA dari Anggota DPRK Pidie Fraksi PA , Fauzi Jamil Anggota DPRK Fraksi Nasdem Dapil setempat dari Unsur Muspika Kecamatan juga seluruh Para Keusyik/Kepala Desa beserta aparatur Gampong , Hizbullah Anggota DPRK Pidie Fraksi PAN , H.Jamal , Mustakim AW ,  Tokoh Masyarakat Mutiara Raya , Zulmahdi Hasan , Ketua IMPM .

Peserta dan para undangan terkait kegiatan tersebut sangat serius dalam pemyampaian pemikiran sambil menyanyikan bait demi bait syair populer yang dilantunkan oleh Rafly Kande. Lantunan Aneuk Asai Nanggroe, Aneuk Yatim mengema dalam tajuk diskusi yang memang dikemas secara santai dan menyentuh perkembangan kekinian.

Menurut ketua panitia, Subhan, Keusyik Mee Tanjong Usi yang didampingi Ketua APDESI Mutiara Timur H. Saiful yang juga Keusyik Desa Karieng terlihat menyampaikan Dasar Pemikiran yang bersendikan Syukuran dan Silaturrahmi antar Keusyik dan Aparatur dalam kecamatan Mutiara Timur ini dilaksanakan secara terbuka, karena ini menjadi penting bagaimana mengemas kegiatan Silaturrahmi dalam rasa syukur yang tidak terlalu seremonial dan bercita rasa mengagumi ciptaan Allah SWT yaitu alam semesta.

Format yang serius namun tetap santai yang mendirikan dasar kinerja para Keusyik dalam kerja kerja bakti pembangunan selama setahun dan upaya merangkum serta merangkul kembali kebersamaan untuk memulai bakti pada tahun tahun selanjutnya dalam tugas dan tanggung jawab Keusyik bersama masyarakat.

"kita melakukan format ini dengan serius namun tetap santai mendirikan dasar kinerja para Keusyik dalam kerja kerja bakti pembangunan selama setahun dan upaya merangkum serta merangkul kembali kebersamaan untuk memulai bakti untuk tahun tahun selanjutnya dalam tugas dan tanggung jawab Keusyik bersama masyarakat," Papar Keusyik Subhan dalam pemyampaian laporan kepanitiaan.

Acara APDESI ini merupakan momentum yang sangat menarik untuk berdiskusi secara terbuka dalam mengambil langkah langkah pembangunan desa atau gampong kedepan. Adapun kegiatan tersebut tentunya juga dikemas dengan sisi kemanusiaan, donor darah bersama PMI Pidie menjadi pilihan utama dalam upaya para Keusyik ber sumbangsih untuk negeri,pungkas Subhan.

Sementara Rafly dalam penyampaian pemikirannya, mengingatkan berapa pentingnya silaturrahmi di alam terbuka sambil berbagi rasa, berbagi motivasi, berkenalan serta saling berapresiasi dapat membuka cakrawala berfikir kita, membuka hati kita dan pikiran kita untuk merawat alam semesta dengan "Ilah Daya" atau punya tata ruang.

"Sungguh kepercayaan dan kebersamaan kita semua hendaknya dapat kita kawal untuk kemakmuran serta damainya semua proses pembangunan di gampong", tegas Rafli Kande Anggota DPR-RI asal Aceh ini.

Menurut Rafli, APDESI ini merupakan tempat berkumpulnya para pemiki-pemikir para risau-risau untuk menuangkan segala pikiran untuk kemajuan bukan untuk kemunduran. Meskipun ada pergantian dia berharap ada perubahan untuk kemajuan, "raja donya pane meuganto, raja nanggro yang meutuka-tuka".

"saya lihat bagaimana hari ini kita berkumpul di alam terbuka, ini menandakan filosofi kita harus berfikir secara terbuka untuk menggali gagasan baru potensi baru untuk kemajuan dari sumberdaya alam untuk kita kelola secara baik, seperti bait dalam lantunan syair Asai Nanggro dari rimba tuhan, yang maknanya berbicara tentang tataruang atau filosofi tataruang" ungkap Rafli. 

Wartawan : Ishak Mutiara
×
Berita Terbaru Update