GEMARNEWS.COM, TANGERANG KOTA | Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menggelar aksi demonstrasi menuntut Walikota Tangerang untuk tegas menjalankan amanah Undang-Undang dan peraturan daerah terkait penataan wilayah. Aksi ini melibatkan FWJ Indonesia dan perwakilan warga Pinang yang merasa dirugikan oleh pembangunan perumahan komersil Sutera Rasuna di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Hal itu disampaikan Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan, usai aksi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (9/10/2025).
Opan menegaskan bahwa regulasi wilayah menjadi tanggung jawab walikota sebagai pejabat nomor 1 di wilayahnya.
FWJ Indonesia menilai pembangunan perumahan Sutera Rasuna telah menimbulkan dampak negatif bagi warga setempat dan pengguna jalan, seperti lalu lintas truk yang padat di luar jam ketentuan, kerusakan jalan, dan gangguan terhadap fasilitas umum.
Opan menjelaskan bahwa pengembang perumahan Sutera Rasuna diduga tidak mengindahkan peraturan wilayah yang telah ditetapkan. Dampak Amdal pun belum terbit.
FWJ Indonesia mendesak Walikota untuk mengevaluasi kinerja Camat Pinang dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup terkait dugaan keterlibatan mereka dalam proses perizinan pembangunan perumahan Sutera Rasuna.
Pertemuan di DPRD Tangkot dihadiri oleh Ketua DPRD, Komisi 1, Asda 1, Asda 2, Kaban Kesbangpol, Bendum DPP FWJ Indonesia, Ketua FWJ Indonesia DPD Provinsi Banten, dan perwakilan dari berbagai Korwil FWJ Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Ketua FWJ Indonesia korwil Tangerang Kota Cecep Yuliardi menegaskan agar aktivitas pembangunan perumahan komersial sutera rasuna di kecamatan Pinang segera dihentikan karena masalah perijinan Amdal, adanya dugaan pungli oknum Pejabat Pemkot Tangerang, dan yang lebih serius adalah keselamatan warga.
Menanggapi tuntutan aksi, Asda 2 Ruta Ireng Wicaksono Pemkot Tangerang berjanji akan membahasnya terlebih dahulu dengan dinas-dinas terkait dalam waktu 1×24 jam paska pertemuan. "Kami sangat berterimakasih atas kritik dan saran dengan turunnya aksi kawan-kawan FWJ Indonesia disini untuk menuntut kejelasan perijinan Amdal dan lainnya demi kepentingan warga. Besok akan kami rapatkan dan memanggil Dinas-Dinas terkait. Besok juga akan segera kami informasikan ke temen-temen FWJ Indonesia," janji Asda 2 Ruta.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menyatakan akan segera meminta Pemkot terkait untuk lebih konsen untuk kepentingan warga, sehingga tidak muncul hal-hal yang lebih besar. "Kami DPRD akan menjembatani antara Pemkot Tangerang dengan kawan-kawan demi terselesaikannya persoalan warga. Pada prinsipnya, kehadiran investor di wilayah kami sebagai bentuk Pendapatan Daerah untuk pembangunan, namun semua harus sejalan dengan aturan yang berlaku," pungkas Rusdi.
( * )